Menghidupkan Kembali Denyut Perikanan Rokan Hilir Lewat Kampung Patin PHR
Pengembangan Kampung Patin tidak berhenti pada penyediaan bibit ikan. PHR memberikan dukungan dari hulu hingga hilir agar masyarakat mampu menjalankan usaha secara mandiri.
Dukungan tersebut mencakup pembangunan rumah pakan, penyediaan mesin produksi pakan, bahan baku pakan, benih ikan patin, pakan awal, penataan kolam, mesin penyedot lumpur, hingga pelatihan teknis dan pendampingan pengelolaan usaha.
Pendekatan tersebut bertujuan agar masyarakat tidak hanya menjadi penerima bantuan, tetapi mampu menjadi pelaku usaha perikanan yang memiliki kemampuan produksi dan manajemen bisnis.
PHR berharap Kampung Patin Parit Aman dapat berkembang menjadi sentra budidaya ikan patin baru di Riau. Model ini juga mengacu pada keberhasilan Kampung Patin Desa Koto Mesjid di Kabupaten Kampar yang sebelumnya menjadi salah satu program binaan PHR.
Kolaborasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Desa
Pengembangan Kampung Patin dilakukan melalui pendekatan kolaborasi pentahelix yang melibatkan perusahaan, pemerintah, perguruan tinggi, masyarakat, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.