Dari Pawai hingga Pentas Seni, Anak-anak TK Pembina Mempura Meriahkan HUT RI
«“Melalui pawai budaya ini, kami ingin anak-anak mengenal bahwa Indonesia memiliki begitu banyak budaya yang berbeda. Perbedaan tersebut bukan untuk dipisahkan, tetapi justru menjadi kekayaan yang harus kita kenalkan, cintai, dan lestarikan sejak dini,” ujar Fatimah.»
Pawai diawali dengan barisan budaya Melayu sebagai representasi budaya daerah tempat TK Negeri Pembina Mempura berpijak, yakni Bumi Melayu Siak. Barisan Melayu menampilkan busana adat pengantin dan busana Melayu harian, tanjak, tepak sirih, tepung tawar, telur merah, kompang, serta berbagai ornamen khas Melayu.
Berikutnya hadir barisan budaya Jawa dengan keanggunan kebaya, batik, beskap, dan blangkon. Berbagai simbol budaya seperti gunungan, wayang, janur, dan tumpeng turut ditampilkan sebagai gambaran kekayaan seni dan tradisi Jawa.
Barisan selanjutnya menampilkan budaya Minang, dengan kemegahan busana adat, suntiang, dan junjuang sebagai bagian dari tradisi masyarakat Minangkabau.
Kemudian budaya Batak turut mewarnai pawai dengan pakaian adat, ulos, serta ikan arsik yang dikenal sebagai salah satu makanan khas Batak.
Semarak pawai kemudian dilanjutkan dengan barisan anak-anak yang mengenakan busana berbagai profesi. Penampilan tersebut menggambarkan cita-cita dan impian anak-anak untuk menjadi generasi yang memiliki masa depan cemerlang.