Menu

Ketika Teknologi LVAD Berhasil Ditanam di RSCM

Azhar 16 Aug 2026, 23:58
ilustrasi rumah sakit. Sumber: Internet
ilustrasi rumah sakit. Sumber: Internet

RIAU24.COM - Direktur Jenderal Kesehatan Lanjutan Kementerian Kesehatan Azhar Jaya menyebut Rumah Sakit Umum Pusat Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) berhasil melakukan implantasi Left Ventricular Assist Device (LVAD) CoreHeart 6, perangkat bantu jantung yang disebut sebagai LVAD berukuran paling kecil di dunia. 

Prosedur tersebut menjadi implantasi pertama menggunakan teknologi CoreHeart 6 di Asia, dikutip dari inilah.com, Minggu 16 Agustus 2026. 

"Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi RSCM dengan HeartSpan.ai dan sejumlah mitra internasional, " ujarnya.

Teknologi tersebut diharapkan membuka pilihan terapi baru bagi pasien gagal jantung stadium lanjut yang selama ini menghadapi keterbatasan pilihan pengobatan, terutama karena ketersediaan donor jantung dan tenaga medis dengan kompetensi khusus.

"Selama ini terapi utama gagal jantung stadium akhir adalah transplantasi jantung. Namun tantangannya sangat besar karena keterbatasan donor dan dokter dengan kompetensi khusus. Kehadiran teknologi LVAD memberi harapan baru untuk memperpanjang usia sekaligus meningkatkan kualitas hidup pasien," sebutnya.

Keberhasilan implantasi CoreHeart 6 menunjukkan kemampuan tenaga medis Indonesia dalam mengadopsi teknologi kesehatan berkelas dunia. Ia menilai transfer pengetahuan menjadi bagian penting agar kemampuan tersebut tidak hanya dikuasai oleh satu tim.

"Ilmunya jangan berhenti di satu tim. Semakin banyak dokter yang menguasai teknologi ini, semakin banyak pula pasien yang bisa diselamatkan," ujarnya. 

Kementerian Kesehatan juga mendorong rumah sakit nasional agar tidak hanya menjadi pengguna teknologi kesehatan, tetapi berkembang menjadi pusat pengembangan dan inovasi layanan medis.