Bertanya Lagi ke Pemerintah Tentang Keseriusan Penanganan Karhutla
Ilustrasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Sumber: detik.com
Indeks kualitas udara (AQI) di Palangka Raya tercatat mencapai 487 pada 19 Agustus 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Kabut asap pekat juga memaksa Dinas Pendidikan menunda jam masuk sekolah SD dan SMP hingga pukul 08.00 WIB, sementara PAUD dialihkan ke pembelajaran jarak jauh.
Jarak pandang di sejumlah wilayah bahkan turun drastis hingga 1,4 kilometer.
Baca juga: Melihat Langkah Gus Salam Jelang Muktamar NU
Berdasarkan data BNPB per 19 Agustus 2026, terdapat 1.487 titik panas (hotspot) di wilayah Kalimantan.
“Penyebaran titik Karhutla ini terjadi hampir di setiap provinsi dengan Kalimantan Tengah jadi episentrum kebakaran dengan konsentrasi tertinggi. Penanganan Karhutla Kalimantan ini mesti segera jadi prioritas nasional," ujarnya.