Menu

20 Anak Yatim Sungai Mandau Terima Bantuan Tas dan Perlengkapan Sekolah dari Pokja II TP PKK

Lina 22 Aug 2026, 19:01
20 Anak Yatim Sungai Mandau Terima Bantuan Tas dan Perlengkapan Sekolah dari Pokja II TP PKK
20 Anak Yatim Sungai Mandau Terima Bantuan Tas dan Perlengkapan Sekolah dari Pokja II TP PKK

RIAU24.COM - Sungai Mandau — Kepedulian terhadap pendidikan dan masa depan anak-anak terus diwujudkan Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kecamatan Sungai Mandau. Sebanyak 20 anak yatim di Kecamatan Sungai Mandau menerima bantuan berupa tas dan perlengkapan alat tulis dari Pokja II TP PKK Kecamatan Sungai Mandau.

Bantuan tersebut merupakan bagian dari inovasi kepedulian Pokja II TP PKK Kecamatan Sungai Mandau yang dilaksanakan melalui kerja sama dengan perusahaan serta dukungan dari sumbangan para anggota TP PKK.

Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan perlengkapan sekolah anak-anak yatim sekaligus memberikan motivasi agar mereka semakin bersemangat dalam menuntut ilmu, belajar, dan mengejar cita-cita.

Inovasi tersebut mendapat apresiasi dari Ketua TP PKK Kabupaten Siak, Siti Sarifah, saat pelaksanaan Monitoring dan Evaluasi (Monev) TP PKK di Kecamatan Sungai Mandau, Kamis (20/8/2026).

“Meski jumlahnya lebih sedikit dari tahun lalu, mari kita tunjukkan bahwa PKK hadir dan berbuat untuk masyarakat,” ujar Siti Sarifah.

Menurutnya, keterbatasan jumlah bantuan bukan menjadi alasan bagi kader PKK untuk berhenti bergerak dan memberikan manfaat. Justru, semangat kebersamaan dan kepedulian menjadi kekuatan utama dalam menghadirkan berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.

Siti Sarifah juga mengajak seluruh kader PKK untuk terus berkolaborasi antar-Pokja serta memperkuat inovasi yang memiliki dampak nyata bagi keluarga dan masyarakat.

“Setiap Pokja diharapkan dapat saling menguatkan, berkolaborasi dan menghadirkan kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat,” pesannya.

Bantuan untuk 20 anak yatim tersebut menjadi salah satu gambaran bahwa gerakan PKK tidak hanya berkutat pada kegiatan organisasi, tetapi juga hadir melalui aksi sosial yang sederhana namun memiliki arti bagi penerimanya.

Bagi anak-anak yang menerima bantuan, tas dan perlengkapan alat tulis bukan sekadar barang kebutuhan sekolah. Bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian dan dukungan agar mereka tetap percaya diri untuk belajar serta memiliki semangat dalam meraih masa depan.

Semangat tersebut sekaligus menghidupkan pesan “The Power of Emak-Emak”. Ketika para ibu bergerak bersama dalam kebaikan, kepedulian kecil dapat tumbuh menjadi gerakan yang memberi manfaat besar bagi keluarga dan masyarakat.

Melalui inovasi dan kolaborasi yang terus dilakukan, TP PKK diharapkan semakin mampu menghadirkan program yang dekat dengan kebutuhan masyarakat, terutama dalam mendukung pendidikan dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Siak.(Lin)