Polwan ke-78: Dari Perempuan untuk Perempuan, Polantas Karib Rangkul Ibu-Ibu Ojol Pekanbaru
RIAU24.COM - PEKANBARU – Di balik helm dan jaket pengemudi ojek online (ojol), ada perjuangan perempuan yang setiap hari harus menembus panasnya matahari, derasnya hujan dan padatnya lalu lintas demi satu tujuan: memastikan keluarga tetap bisa bertahan dan kebutuhan rumah tangga terpenuhi. Jum'at, 04 September 2026.
Semangat perjuangan itu tergambar dari sosok Ira, seorang ibu pengemudi Gojek yang harus bekerja keras membantu memenuhi kebutuhan keluarga. Di tengah kondisi ekonomi yang tidak mudah, Ira juga harus berjuang memenuhi kebutuhan anak-anak sekaligus membantu biaya pengobatan suaminya yang sedang sakit.
Bagi Ira, menjadi pengemudi ojol bukan sekadar pekerjaan. Setiap order yang diterima adalah bagian dari perjuangan untuk keluarganya.
Rasa haru dan syukur terpancar ketika Ira menerima paket sembako dari personel Polwan Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau. Bantuan tersebut menjadi bentuk kepedulian yang dirasakan sangat berarti di tengah perjuangannya memenuhi kebutuhan keluarga.
Kisah serupa datang dari Ramaini, seorang ibu pengemudi Maxim. Setiap hari ia harus melewati panas terik hingga hujan demi mendapatkan penghasilan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga.
“Situasi saya secara ekonomi tidak baik-baik saja. Kita tahu ekonomi saat ini sulit. Suka tidak suka, kita harus hadapi demi memenuhi kebutuhan keluarga. Alhamdulillah, rezeki pagi ini mendapatkan paket sembako dari ibu-ibu Polwan. Ini sangat membantu sekali,” ujar Ramaini.