Kabut Asap Karhutla Mengancam Kesehatan, Dinkes Siak Gerak Bagikan Masker Gratis
Saat ini, stok masker yang tersebar di seluruh puskesmas se-Kabupaten Siak mencapai sekitar 119.500 lembar. Masker tersebut akan digunakan untuk mendukung perlindungan masyarakat, terutama jika kondisi ISPU masih berada pada kategori tidak sehat hingga sangat tidak sehat.
Menurut Handry, masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap kabut asap Karhutla. Sebab, kabut asap tidak hanya mengganggu jarak pandang dan kenyamanan, tetapi juga mengandung partikel halus yang dapat membahayakan kesehatan apabila terhirup.
Salah satu yang perlu diwaspadai adalah particulate matter (PM2.5), yakni partikel berukuran sangat kecil yang dapat masuk jauh ke dalam saluran pernapasan hingga mencapai bagian dalam paru-paru.
“Kabut asap yang terjadi bukan sekadar asap biasa. Di dalam kabut asap terdapat partikel halus PM2.5 yang tidak kelihatan, tetapi berbahaya kalau terhirup dan masuk ke dalam tubuh,” tegasnya.
Karena itu, Handry mengimbau masyarakat untuk menggunakan masker ketika harus melakukan aktivitas di luar rumah. Penggunaan masker, menurutnya, dapat membantu menyaring partikel berbahaya sehingga mengurangi paparan terhadap saluran pernapasan.
“Saya menganjurkan masyarakat untuk selalu memakai masker saat berada di luar rumah. Karena fungsi masker yakni menyaring partikel berbahaya yang bisa masuk sampai ke alveoli paru,” ujarnya.