Bupati Turun Langsung dan Ikut Padamkan Api Lokasi Karhutla
Penanganan dilakukan secara bersama-sama oleh BPBD Pos Pinggir, TNI, Polri, PT Murini dan Masyarakat Peduli Api (MPA). Sinergi lintas sektor tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah lainnya.
Pada kesempatan itu, Bupati Hj Kasmarni kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, terlebih dalam kondisi cuaca panas dan kering seperti saat ini.
“Jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar. Api di lahan gambut sangat mudah menyebar dan sulit dikendalikan. Jika melihat adanya titik api atau asap yang mencurigakan, segera laporkan kepada aparat desa, BPBD maupun petugas terkait,” imbaunya.
Hj Kasmarni menegaskan, keberhasilan penanganan Karhutla tidak cukup hanya mengandalkan kesiapan pemerintah dan petugas. Upaya pencegahan membutuhkan kesadaran serta keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
“Penanganan Karhutla bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan petugas, tetapi tanggung jawab kita bersama. Pemerintah dan petugas siap di lapangan, tetapi pencegahan akan jauh lebih baik jika dilakukan bersama-sama oleh seluruh masyarakat,” tegasnya.
Dalam peninjauan tersebut, Hj Kasmarni didampingi Dandim 0303 Bengkalis Letkol Inf Harris Nur Priatno, Wakapolres Bengkalis Kompol Ridho Perasetia, Kalaksa BPBD Kabupaten Bengkalis Salman Alfarisi, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, serta Kepala Desa Sungai Meranti Basma Adam Lubis.