Bupati Turun Langsung dan Ikut Padamkan Api Lokasi Karhutla
“Untuk penanganan Karhutla ini, anggaran menjadi salah satu prioritas kita. Saat ini status kita masih siaga, sehingga seluruh langkah antisipasi dan penanganan harus terus dilakukan secara maksimal,” tegas Hj Kasmarni.
Menurutnya, kesiapsiagaan tidak boleh kendur. Kondisi cuaca panas disertai angin kencang berpotensi mempercepat penyebaran api, khususnya pada kawasan yang memiliki vegetasi mudah terbakar dan lahan gambut.
“Petugas harus selalu siap di lapangan, baik untuk melakukan pemantauan, pemadaman maupun pendinginan apabila ditemukan titik api. Kita tidak boleh lengah,” ujarnya.
Hj Kasmarni juga meminta jajaran terkait untuk terus melakukan pemantauan meskipun titik api telah berhasil dipadamkan. Sebab, asap yang masih terlihat dan kondisi angin kencang dapat menjadi indikator adanya bara yang berpotensi kembali menyala.
“Saya meminta seluruh petugas terus berkoordinasi. Masyarakat juga harus ikut membantu dengan segera memberikan informasi apabila menemukan titik api atau asap yang mencurigakan,” katanya.
Berdasarkan laporan BPBD per 6 September 2026, titik api di Desa Sungai Meranti telah berhasil dipadamkan. Namun, asap masih terpantau akibat kondisi angin kencang dan cuaca panas. Satgas gabungan darat tetap melakukan pemantauan, pemadaman dan pendinginan di lokasi.