Menu

Siapa Dalang G30S? Sejarawan Sebut Ada Enam Tafsir, Peneliti Ungkap Rantai Komando Pembunuhan 1965

Zuratul • 1 Oct 2026, 09:45
Potret Jendral yang Menjadi Korban dari Gerakan 30 September (G30S) 1965. (Sumber:Kompas.com)
Potret Jendral yang Menjadi Korban dari Gerakan 30 September (G30S) 1965. (Sumber:Kompas.com)

RIAU24.COM - Siapa dalang di balik Gerakan 30 September 1965 atau G30S masih menjadi perdebatan. Sejarawan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Padjadjaran, Dr. Mumuh Muhsin Z, M.Hum., pernah menyebut sedikitnya ada enam tafsir yang berkembang mengenai pihak yang berada di balik peristiwa tersebut.

Mumuh mengatakan perdebatan itu muncul karena G30S termasuk apa yang ia sebut sebagai fakta lunak dalam sejarah. Istilah tersebut merujuk pada peristiwa yang menurut dia sulit menghadirkan satu standar kebenaran yang disepakati semua pihak.

“Berdasarkan fakta sejarah, Peristiwa G30S ini termasuk ke dalam fakta lunak, di mana sangat sulit dihadirkan standar kebenarannya sehingga memunculkan enam tafsiran tersebut,” kata Mumuh dalam Seminar “Membincang Ulang Peristiwa G30S” di Aula Gedung D FIB Unpad, Kampus Jatinangor, Kamis, 25 September 2014.

Seminar itu diselenggarakan Program Studi Ilmu Sejarah FIB Unpad bersama Forum Silaturahmi Santri. Selain Mumuh, hadir Sekretaris Umum MUI Jawa Barat HM Rafani Akhyar, Kasubdit Internal Polda Jawa Barat AKBP Arif Wahyu, serta sejarawan dan dosen Ilmu Sejarah FIB Unpad, Dr. RM Mulyadi.

Tafsir G 30 September

Halaman: 12Lihat Semua