Kwarcab Pramuka Bengkalis Gelar Aksi Cinta Lingkungan di Kawasan Mangrove
“Gerakan Cinta Lingkungan ini membuktikan bahwa Pramuka tidak hanya unggul dalam kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masa depan bumi, khususnya Bengkalis,” katanya.
Pembina Kelompok Mangrove Rio Pernandes, didampingi Ketua Kelompok Konservasi Wisata Mangrove Paghet Seghaghah, Rio Sempana, menyampaikan bahwa mangrove merupakan benteng alami untuk melindungi kawasan pesisir dari abrasi.
Ia menjelaskan, kawasan tersebut memiliki kekayaan keanekaragaman hayati dengan 27 jenis mangrove murni dan enam jenis asosiasi. Selain mencegah abrasi, mangrove juga menjadi habitat berbagai biota laut serta berperan dalam menyerap karbon.
Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara Pramuka, masyarakat, kelompok pengelola mangrove, organisasi lingkungan dan pemerintah dalam menjaga kawasan pesisir Kabupaten Bengkalis agar tetap lestari, hijau dan asri.