Dana Retret Kepala Daerah di Magelang Habiskan Rp13 M, Netizen: Rakyat Menangis, Mereka Malah Buang Anggaran

Zuratul 24 Feb 2025, 08:50
Dana Retret Kepala Daerah di Magelang Habiskan Rp13 M, Netizen: Katanya Efisiensi Tapi...
Dana Retret Kepala Daerah di Magelang Habiskan Rp13 M, Netizen: Katanya Efisiensi Tapi...

RIAU24.COM -Hastag 13M digunakan lebih dari 28,5 ribu akun di X (dulunya Twitter) dan otomatis membuat hastag ini trending di Indonesia. 

Hal ini berkaitan dengan anggaran yang digunakan oleh negara untuk melakukan retret Kepala daerah di Magelang. 

Sebelumnya Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya mengatakan Orientasi kepala daerah (retret) yang dilaksanakan selama 8 hari di Akademi Militer, Meglang menghabiskan anggaran Rp13 miliar.

Namun, kata Bima, penggunaan anggaran tersebut harus dilihat dari perspektif yang lebih luas. 

"Angkanya Rp 13 miliar, dan kita pun tentu harus memiliki perspektif yang lebih luas," ucapnya saat konferensi pers di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Jumat (21/2/2025).

Bima mengatakan, saat ini anggaran pendapatan belanja negara (APBN) sebesar Rp 3.600 triliun, dan uang yang beredar di daerah melalui anggaran pendapatan belanja daerah (APBD) sebesar Rp 1.300 triliun. 

Anggaran besar ini diharapkan bisa dikelola dengan baik melalui orientasi yang menghabiskan anggaran Rp 13 miliar.

"Jadi teman-teman Kepala Daerah (setelah retret) diharapkan bisa mengelola uang rakyat untuk kembali ke rakyat, ribuan triliun tadi, berdasarkan prinsip-prinsip pemerintahan yang bersih dan profesional," ucapnya Bima.

Mantan Wali Kota Bogor ini juga menjelaskan,  retret akan diisi oleh beragam narasumber, termasuk lembaga penegak hukum di bidang korupsi. 

"KPK, Kapolri, BPK, BPKP, juga akan berbicara di sini untuk mengawal uang rakyat tadi. Jadi tolong dilihat dalam konteks yang lebih besar, target ini adalah ke sana (pengelolaan anggaran yang profesional) juga tadi," tandasnya. 

Sebagai informasi, retret kepala daerah ini akan digelar di Akademi Militer, Magelang, Jawa Tengah selama 8 hari, terhitung 21-28 Februari 2025.

Sebanyak 503 kepala daerah akan ikut dalam retret tersebut. 

Dua hari terakhir kegiatan, wakil kepala daerah akan diikutkan sehingga jumlahnya mencapai 1.006 peserta. 

Beragam materi yang akan ditanamkan, mulai dari pemahaman program prioritas pemerintah, geopolitik, anti korupsi, hak asasi manusia, hingga pengelolaan keuangan daerah.

Lantas, hal ini sontak membuat netizen marah dan melampiaskan kemarahannya dengan mentrendingkan #13M ini di media sosial. Berikut tanggapan dari beberapa warganet. 

"Bikin retret melibatkan 900 pejabat + ratusan panitia, bikin seragam, makan, snack, kopi, transportasi, cetak makalah, total biaya 13 miliar.! Giliran ada yg boikot demi efisiensi malah dibully.! Janji mau hemat malah menghambur2in duit, NDASMU..!!" tulis @kejo***.

"Kata Rocky Pemimpin Bajingan Tolol Untuk Kekuasaan Tidak ada  Efisiensi tapi untuk Rakyat harus Diefisiensi, Padahal Rakyat yang Bayar Pajak Yang Gaji mereka,Si Kucing Omon Omon, Ndasmu," ujar lainnya @ANTINO*****.

"13 M lebih bermanfaat bagi mereka yang sangat sangat sangat membutuhkan, ketimbang retreat yg blm tentu mereka merasakan keuntungannya," post lainnya. 

"PEMANDANGAN yg memilukan di mana rakyatnya menangis krn susah mereka malah membuang anggaran belasan miliyaran untuk sebuah acara g jelas," balas lainnya.

(***)