Hanya Bangsa Kecil yang Anti Satir dan Kritik

Azhar 11 Jan 2026, 13:49
Komika Pandji Pragiwaksono. Sumber: CNN Indonesia
Komika Pandji Pragiwaksono. Sumber: CNN Indonesia

RIAU24.COM - Guru Besar Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (UI), Prof Rhenald Kasali menyebut bangsa yang besar adalah bangsa yang menerima kritik dan satir.

Hal ini disampaikannya buntut pelaporan komika Pandji Pragiwaksono ke Polda Metro Jaya terkait materi stand up comedy bertajuk Mens Rea, dikutip dari rmol.id, Minggu, 11 Januari 2025.

Menurutnya, masyarakat yang dewasa adalah masyarakat yang mampu menerima kritik, termasuk kritik yang disampaikan melalui humor. 

Dia mengingatkan bahwa respons berlebihan terhadap karya satir justru dapat menunjukkan ketidakmampuan membedakan antara ekspresi seni dan pelanggaran hukum.

Satir dalam dunia seni dan humor memiliki fungsi sosial yang penting sebagai sarana refleksi bagi masyarakat. 

Tambahnya, satir tidak dimaksudkan untuk menyenangkan semua pihak, melainkan sebagai cara menyentil kesadaran publik.

"Tujuannya agar pikiran tetap kritis dan rasional dalam menyikapi realitas," ujarnya.