Warisan Budaya Bengkalis, Zapin Meskom Catat Rekor MURI Tingkat Dunia

Dahari 11 Jan 2026, 15:54
Warisan Budaya Bengkalis, Zapin Meskom Catat Rekor MURI Tingkat Dunia
Warisan Budaya Bengkalis, Zapin Meskom Catat Rekor MURI Tingkat Dunia

RIAU24.COM - Kesenian tradisional Zapin Meskom, salah satu warisan budaya tak benda kebanggaan Kabupaten Bengkalis, kembali menorehkan prestasi membanggakan.

Tarian khas Negeri Junjungan ini berhasil mencatatkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) tingkat dunia, yang ditarikan secara massal oleh perempuan riau dengan mengenakan busana Kebaya Laboh Kekek, sebagai simbol kuat peran perempuan dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu.

Pencatatan rekor tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat, disaksikan langsung oleh masyarakat serta berbagai unsur pemerintah daerah. Ribuan penari Perempuan dari berbagai kalangan tampil serentak, menyuguhkan gerak Zapin Meskom yang sarat nilai religius, budaya Melayu, dan kearifan lokal Bengkalis.

Bupati Bengkalis melalui Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis, Hj. Siti Aisyah, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas keberhasilan pemecahan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) tersebut. 

Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya sekadar prestasi, namun juga bukti nyata komitmen Pemerintah Provinsi Riau dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis bersama masyarakat dalam melestarikan dan mempromosikan budaya daerah ke tingkat nasional bahkan internasional.

Zapin Meskom bukan sekadar tarian, tetapi identitas, jati diri, serta warisan budaya yang harus kita jaga dan wariskan kepada generasi mendatang. Rekor MURI tingkat dunia ini menjadi momentum penting untuk semakin menguatkan eksistensi budaya Melayu Bengkalis di mata dunia,” ujar Istri Wakil Bupati Bengkalis itu.

Tarian massal tersebut secara resmi dicatat sebagai Rekor Dunia MURI kategori Tari Zapin Meskom oleh Perempuan Terbanyak. Penghargaan MURI diberikan kepada Badan Koordinasi Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Riau sebagai inisiator dan penggerak utama kegiatan pelestarian budaya tersebut.

Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Hj. Adrias Hariyanto, selaku Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, didampingi oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Gubernur Riau, H. SF Hariyanto.

Dalam keterangannya, Plt. Gubernur Riau menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga dan melestarikan budaya Melayu Riau.

“Pemecahan Rekor MURI Tari Zapin Meskom oleh perempuan terbanyak ini menunjukkan bahwa budaya Melayu Riau tetap hidup dan dijaga bersama. Pemerintah Provinsi Riau sangat mengapresiasi peran organisasi wanita yang mampu menyatukan ribuan perempuan dalam satu gerak budaya yang penuh makna,” ujar H. SF Hariyanto.

Sementara itu, Ketua Umum BKOW Provinsi Riau, Hj. Adrias Hariyanto, menyampaikan bahwa rekor tersebut dipersembahkan untuk seluruh perempuan Riau yang telah berperan aktif dalam pelestarian budaya daerah.

“Rekor MURI ini kami persembahkan untuk seluruh perempuan Riau. Tari Zapin Meskom sebagai warisan budaya tak benda dari Kabupaten Bengkalis kami angkat sebagai simbol kebersamaan perempuan lintas daerah. Semoga capaian ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mencintai budaya Melayu,” tuturnya.

Acara pemecahan rekor dunia tersebut turut dihadiri oleh sejumlah tokoh masyarakat dan tokoh pemerintahan, di antaranya H. Arwin AS, Bupati Siak dua periode, H. Saleh Djasit, Gubernur Riau pada masanya, serta para Bupati dan Wali Kota se-Provinsi Riau.

Dengan pencatatan rekor MURI tingkat dunia ini, Zapin Meskom diharapkan semakin dikenal luas, tidak hanya sebagai kebanggaan masyarakat Bengkalis, tetapi juga sebagai bagian dari kekayaan budaya Indonesia yang patut dijaga dan dilestarikan bersama.