Kata Gerindra Soal Narasi Polri Dibawah Kementerian
RIAU24.COM - Ketua Komisi III DPR, sekaligus politisi Gerindra Habiburokhman menyebut narasi terkait kedudukan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kementerian merupakan upaya untuk melemahkan presiden.
"Bisa jadi narasi Polri di bawah kementerian sengaja dibuat untuk melemahkan Presiden Prabowo dan juga negara Indonesia," ujarnya, dikutip dari rmol.id, Minggu 1 Februari 2026.
Dia justru lebih setuju Polri tetap berada di bawah presiden.
Hal ini untuk menjaga rantai komando yang selama ini sudah berjalan.
"Rantai komando jauh lebih panjang, akan lebih sulit bagi Presiden Prabowo menyampaikan arah kebijakan kepolisian. Tak heran kalau narasi Polri di bawah kementerian bukan diembuskan oleh pendukung Prabowo yang tulus ingin menyukseskan pemerintahan," sebutnya.
Selain itu, kedudukan Polri di bawah presiden juga sudah menjadi amanat reformasi.
Habiburokhman menegaskan, posisi Polri di bawah presiden merupakan koreksi terhadap praktik di masa lalu.