Popularitas Meredup Hingga Terseret Banyak Kasus, Prabowo diminta Tinggalkan Jokowi

Azhar 9 Feb 2026, 19:14
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com
Presiden RI Prabowo Subianto. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Dosen ilmu politik dan pemerintahan Universitas Terbuka, Insan Praditya Anugrah menyarankan kepada Presiden Prabowo Subianto meninggalkan pengaruh Presiden ke-7 Joko Widodo alias Jokowi.

Hal ini agar wacana Prabowo dua periode yang dihembuskan Partai Gerindra dan beberapa lainnya berjalan mulus, dikutip dari rmol.id, Senin, 9 Februari 2026.

Dia beranggapan jika Prabowo mendengar masukan dari Jokowi, impian menang di Pilpres 2029 akan sirna.

"Saya melihat apabila mengikuti kehendak Joko Widodo, maka Prabowo pada 2029 bisa kalah telak. Apalagi jika berpasangan dengan Gibran lagi," sebutnya.

Hal ini karena popularitas Jokowi sudah meredup usai tidak menjadi presiden. 

Ditambah dugaan terseret dalam beberapa kasus.

"Sebagaimana kita tahu, masyarakat Indonesia sekarang telah sadar bagaimana rezim Joko Widodo telah membawa Indonesia kepada kemunduran demokrasi di bidang politik serta kehancuran kelas menengah Indonesia di bidang ekonomi," ujarnya.