Ini Dia Produk Pertanian yang Diimpor dari AS

Azhar 22 Feb 2026, 19:40
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump. Sumber: detik.com
Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden AS Donald Trump. Sumber: detik.com

RIAU24.COM -Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Haryo Limanseto merincikan sejumlah komoditas pertanian yang menjadi bagian dari kesepakatan penandatanganan The Agreement on Reciprocal Trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat (AS) pada 19 Februari 2026.

Komitmen pembelian produk pertanian AS berupa kapas, kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan jagung senilai 4,5 miliar dollar AS, dikutip dari kompas.com.

Hal ini diasumsikan kurs Rp16.862 per dollar AS, atau setara dengan Rp75,88 triliun.

"Pembelian produk pertanian (kapas, kedelai, bungkil kedelai, gandum, dan jagung) senilai 4,5 miliar dollar AS," ujarnya.

Kelima komoditas ini merupakan bahan baku utama bagi berbagai sektor industri di dalam negeri, terutama tekstil dan makanan-minuman.

Untuk kapas dibutuhkan Industri tekstil Indonesia yang selama ini memang sangat bergantung pada bahan baku impor karena produksi kapas domestik terbatas.

Kedelai digunakan untuk industri pangan, seperti tahu dan tempe, serta berbagai produk olahan lainnya. Sementara bungkil kedelai (soybean meal) merupakan bahan baku penting untuk pakan ternak.