Komentar SBY Terkait Eskalasi Konflik AS dan Iran
RIAU24.COM - Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono memberikan pesan kepada para pemimpin negara-negara yang hendak berkonflik, dalam hal ini Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Iran Ayatullah Khamenei.
Pesan ini disampaikannya melalui akun X @SBYudhoyono, Jumat 27 Februari 2026 malam.
SBY memberikan perhatian terkait perundingan antara pemerintah AS dengan Iran yang sedang terjadi di Jenewa, Swiss.
Kata SBY, negosiasi utamanya menyangkut masa depan proyek nuklir Iran itu sesuatu yang sangat rumit dan tidak mudah untuk membangun opsi yang bisa diterima kedua belah pihak.
"Kepentingan kedua negara sangat berbeda. Ketika perundingan tengah berlangsung, di kawasan Timur Tengah sedang berhadap-hadapan dua negara yang siap berperang," tulisnya.
Meskipun seperti itu, di balik juru runding kedua negara, ada dua pemimpin yang disebut "unik" oleh SBY, yakni Trump dan Khamenei.
Menurut SBY, Trump dan Khamenei punya ambisi dan juga rasa percaya diri.
SBY pun menilai perundingan di Jenewa yang sedang berlangsung menjadi titik nadir.
Jika tak bisa membuahkan hasil apapun, perang tinggal menunggu tangan Trump dan Khamenei memencet tombol memulai.
"Pendapat saya, terjadinya perang yang seolah diniscayakan itu, bisa iya, bisa tidak. Apalagi kalau para jenderal di kedua belah pihak, terus mengawal pengambilan keputusan para pemimpinnya. Trump dan Khamenei tidak akan gegabah dalam memerintahkan tentaranya untuk berperang. Terlalu tinggi risiko dan harga yang harus mereka bayar kalau keputusannya salah," tulisnya.