Klaim BI Lakukan Stabilisasi Nilai Tukar Rupiah

Azhar 17 Mar 2026, 19:47
Gedung Bank Indonesia
Gedung Bank Indonesia

RIAU24.COM - Gubernur BI Perry Warjiyo menyebut pihaknya tengah menahan suku bunga acuan di level 4,75 persen dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang berlangsung pada 16-17 Maret 2026.

"Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia pada 16-17 Maret 2026 memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate sebesar 4,75 persen," ujarnya dikutip dari rmol.id.

Tambahnya, BI juga menahan suku bunga deposit facility di level 3,75 persen dan suku bunga lending facility di 5,5 persen.

Menurutnya, keputusan ini sejalan dengan fokus kebijakan saat ini untuk memperkuat stabilisasi nilai tukar Rupiah di tengah masih tingginya ketidakpastian pasar keuangan global. 

"Keputusan ini konsisten dengan fokus kebijakan saat ini pada upaya penguatan stabilisasi nilai tukar rupiah di tengah tetap tingginya gejolak ketidakpastian global, khususnya eskalasi perang di Timur Tengah," ujarnya.

Setelah ini, BI akan terus memperkuat efektivitas transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan kebijakan makroprudensial yang telah ditempuh selama ini.

"Kami tetap mencermati ruang penurunan suku bunga BI-Rate lebih lanjut sejalan dengan prakiraan inflasi 2026-2027 yang terkendali rendah dalam sasaran 2,5±1 persen dan upaya turut mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih tinggi," ujarnya.