KAROOPS Polda Riau dan Asops Kodam Tuanku Tambusai Turun Kelokasi Karhutla Bengkalis

Dahari 7 Apr 2026, 11:54
KAROOPS Polda Riau dan Asops Kodam Tuanku Tambusai Turun Kelokasi Karhutla Bengkalis
KAROOPS Polda Riau dan Asops Kodam Tuanku Tambusai Turun Kelokasi Karhutla Bengkalis

RIAU24.COM - BENGKALIS- Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto meninjau langsung lokasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Jalan Akit Jaya, Desa Kembung Baru, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis, Senin 6 April 2026.

Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan kondisi terkini di lapangan sekaligus memberikan dukungan kepersonel gabungan yang telah berjibaku memadamkan api selama kurang lebih dua pekan terakhir.

Dalam keterangannya, Kombes Ino menegaskan bahwa penanganan Karhutla dilakukan secara kolaboratif dengan melibatkan berbagai pihak, mulai dari Polri hingga TNI.

“Kita hadir secara kolaboratif dengan konsep multihelix. Seluruh unsur terlibat, baik Polda maupun Kodam, untuk memastikan kondisi personel di lapangan dalam upaya penanggulangan Karhutla,”ungkap Ino Harianto.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan memberikan motivasi kepada seluruh petugas terus berupaya mengendalikan kebakaran di tengah kondisi yang tidak mudah.

“Tentunya kami memberikan motivasi dan semangat kepada personel yang sudah bekerja keras selama ini,”ujarnya.

Selain fokus pemadaman, Karoops Polda Riau juga menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku Karhutla. Ino menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberlakukan bagi siapa saja terbukti menyebabkan kebakaran, baik secara sengaja maupun karena kelalaian.

“Penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Siapapun yang melakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja yang mengakibatkan Karhutla, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” tegasnya.

Ia mengungkapkan, sepanjang tahun 2025, Polda Riau telah mengungkap 70 tersangka kasus Karhutla. Sementara pada awal tahun 2026 ini, sudah terdapat 17 tersangka yang diamankan setelah melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

“Dari hasil penyelidikan, ada yang terbukti sengaja dan ada juga karena kelalaian,”bebernya.

Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar menambahkan, dampak dari Karhutla ini sangat luar biasa. Data sementara sudah sekitar 100-an hektar tanah lahan gambut yang terbakar di Pulau Bengkalis.

"Semua harus menjaga alam kita, dan alam akan menjaga kita,"ujar Kapolres.

Dalam kegiatan tersebut, Kombes Ino turut didampingi Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar, jajaran TNI di antaranya Asops Kasdam I/Bukit Barisan Kolonel Rendra, Kabid TIK Polda Riau Kombes Pol Andi Yul, serta sejumlah pejabat lainnya. Hadir pula Sekretaris Daerah Bengkalis Ersan Saputra bersama sejumlah pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkalis.

Peninjauan ini menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam upaya mempercepat penanganan Karhutla serta memastikan langkah pencegahan dan penegakan hukum berjalan optimal di wilayah Kabupaten Bengkalis