Prabowo Tolak Janji Bahlil Terkait Pencabutan IUP Hutan

Azhar 8 Apr 2026, 23:13
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: kompas.com
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Presiden Prabowo Subianto menolak permintaan waktu dua pekan dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia untuk mencabut semua Izin Usaha Pertambangan (IUP) bermasalah di hutan lindung.

"Berapa hari laporan kembali ke saya?" tanya Prabowo kepada Bahlil, Rabu 8 April 2026.

"Dua minggu saya laporan ke Prabowo," kata Bahlil dalam rapat kabinet di Istana Kepresidenan RI.

Jawaban Bahlil tersebut tak membuat Prabowo puas. Presiden meminta Bahlil menyelesaikannya dalam kurun waktu satu pekan.

"Dua minggu? Enak saja, satu minggu," ujar Prabowo.

Prabowo menyampaikan informasi adanya ratusan tambang problematik di hutan-hutan.

"Saya telah memerintahkan Menteri ESDM, saya dapat laporan ada ratusan tambang enggak jelas atau IUP-IUP enggak jelas di hutan lindung dan di hutan-hutan," katanya.