Indonesia Resmi Beli Minyak Mentah Rusia

Azhar 16 Apr 2026, 20:26
Kapal tangker Pertamina. Sumber: kompas.com
Kapal tangker Pertamina. Sumber: kompas.com

RIAU24.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menyebut negara Rusia menyatakan kesiapan memasok minyak mentah ke Indonesia.

Kesepakatan pembelian minyak mentah dari Rusia ini disebut Bahlil sebagai tindak lanjut dari pertemuan Presiden Prabowo dan Presiden Vladimir Putin Senin lalu, 13 April 2026, dikutip dari rmol.id, Kamis, 16 April 2026.

"Kabarnya alhamdulillah cukup menggembirakan, bahwa kita akan mendapat pasokan, crude dari Rusia, dan juga dari pihak Rusia akan siap membangun beberapa infrastruktur yang penting, dalam rangka meningkatkan cadangan dan ketahanan energi nasional kita," ujarnya.

Tambahnya, kerja sama ini dirancang sebagai kemitraan strategis berkelanjutan di sektor energi. 

Menurutnya, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) nasional saat ini mencapai sekitar 1,6 juta barel per hari, sementara kapasitas produksi domestik (lifting) masih berada di kisaran 600-610 ribu barel per hari, sehingga ketergantungan impor masih cukup besar.

"Kita masih impor kurang lebih sekitar 1 juta barel per day. Di tengah kondisi global yang seperti ini, kita harus mampu mencari cadangan-cadangan minyak dari berbagai sumber. Tidak hanya di satu negara, tapi di hampir semua negara," sebutnya.

"Untuk crude satu tahun dari mulai bulan ini sampai dengan bulan Desember, insyaallah sudah aman. Jadi kita nggak perlu risau, tinggal kita meningkatkan produksi daripada kilang kita," tambahnya.