Soal Polemik IPAL Begini Jawaban Pihak SPPG Bengkalis Kota 3

Dahari 19 Apr 2026, 01:31
Soal Polemik IPAL Begini Jawaban Pihak SPPG Bengkalis Kota 3
Soal Polemik IPAL Begini Jawaban Pihak SPPG Bengkalis Kota 3

RIAU24.COM - Mitra dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bengkalis Kota 3 menyampaikan klarifikasi terkait polemik instalasi pengolahan air limbah (IPAL) yang menjadi sorotan dalam beberapa pemberitaan terakhir ini.

Selaku mitra SPPG Bengkalis Kota 3, Nurul memastikan bahwa pengelolaan limbah di dapur mereka telah memenuhi ketentuan yang berlaku dan tidak dilakukan secara sembarangan.

“Jadi IPAL yang kami miliki sudah sesuai juknis yang ditetapkan dan sudah kami operasikan sesuai ketentuan yang ada,"ungkap Nurul, Minggu 19 April 2026.

"Kami tidak mungkin menjalankan kegiatan tanpa memperhatikan aspek lingkungan,”ucap Nurul dan mengajak wartawan melihat instalasi IPAL di lokasi dapur MBG nya.

Nurul juga meluruskan persepsi terkait aliran limbah yang sempat dikeluhkan warga. Menurutnya, saluran drainase disamping lokasi bukanlah milik eksklusif SPPG, melainkan digunakan bersama oleh pelaku usaha lain yang berada disekitar.

“Perlu kami tegaskan, drainase yang berada di samping SPPG itu adalah drainase yang digunakan bersama para pedagang yang berjualan di sekitar. Jadi tidak tepat jika seluruhnya dikaitkan dengan aktivitas kami,” jelasnya.

Lebih lanjut, Nurul menegaskan bahwa pihaknya terbuka terhadap pengawasan dari instansi terkait dan siap melakukan evaluasi jika ditemukan kekurangan dilapangan.

“Kami terbuka jika memang ada pemeriksaan. Kalau memang ada yang perlu diperbaiki, tentu akan kami benahi. Tapi yang jelas, kami menjalankan operasional sesuai aturan yang berlaku,”katanya.

Terkait penghentian sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nurul menepis soal anggapan bahwa hal ini dipicu persoalan teknis atau masalah limbah.

“Mengenai penghentian distribusi, itu murni karena adanya perbaikan sistem administrasi internal kami, bukan karena persoalan lain seperti yang berkembang di luar,”ujarnya lagi.

Ia menambahkan, pembenahan administrasi ini dilakukan untuk memastikan program berjalan lebih tertib, akuntabel dan berkelanjutan ke depannya.

“Langkah ini kami ambil justru untuk memperkuat sistem, agar ke depan distribusi MBG bisa berjalan lebih baik, tertib, dan tepat sasaran. Kami tidak ingin ada kesalahan administrasi yang berdampak lebih besar,”pungkasnya.

Dengan adanya penegasan ini, pihak SPPG Bengkalis Kota 3 berharap tidak ada lagi spekulasi yang muncul dan dapat memahami kondisi yang sebenarnya, sembari menunggu proses pembenahan internalnya selesai.