Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana Bengkalis Ikut Kemah Kebangsaan
RIAU24.COM - Mahasiswa IAIN Datuk Laksamana Bengkalis M Hafidzs Riyadi mengikuti kemah kebangsaan di provinsi Riau yang mengangkat tema besar yang sangat relevan dengan kondisi daerah.
Kemah kebangsaan tersebut terkait penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dan perlawanan terhadap narkoba.
Kegiatan kemah kebangsaan itu dilaksanakan di tengah hamparan alam Riau yang kaya. Akan tetapi rentan dan menjadi ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen generasi muda untuk menjaga lingkungan dan masa depan bangsa. Disamping itu suasana kemah juga dipenuhi semangat persatuan.
"Para peserta dari berbagai latar belakang berkumpul, berdiskusi, dan bertukar gagasan tentang bagaimana menjaga hutan dari ancaman kebakaran yang kerap terjadi setiap tahun,"ujar M Hafidzs Riyadi, Rabu 29 April 2026.
"Karhutla bukan sekadar bencana lingkungan, tetapi juga persoalan kemanusiaan yang berdampak pada kesehatan, ekonomi, dan citra bangsa,"sambungnya.
Menurutnya, kesadaran kolektif menjadi kunci utama untuk mencegahnya. Dalam sesi utama, para peserta kemah kebangsaan mendapatkan wawasan mendalam dari narasumber yang hadir.
Kemudian, diskusi berkembang tidak hanya pada aspek teknis penanggulangan karhutla, tetapi juga menyentuh dimensi etika, kebijakan, dan tanggung jawab sosial.
"Kami dari peserta diajak untuk berpikir kritis tentang akar masalah, termasuk praktik yang merusak lingkungan demi keuntungan jangka pendek. Selain isu lingkungan, perhatian besar diberikan pada bahaya narkoba yang mengancam generasi muda di provinsi Riau,"ujarnya.
"Ini adalah langkah strategis mengingatkan bahwa kita semua terlibat langsung dalam menjaga lingkungan dan melawan narkoba ini adalah salah satu inovasi terbaru untuk menjaga lingkungan pembekalan yang dilakukan langsung di lapangan agar lebih efektif. Karna kita bisa saksikan secara langsung. Ini bukan sekedar kegiatan seremonial melainkan gerakkan, gebrakan nyata, jika kita menjaga alam maka alam menjaga kita,"tulis M Hafidzs Riyadi.