Bupati Afni Soroti Rutan Siak Over Kapasitas, Dorong Pembangunan Fasilitas Baru

Lina 1 May 2026, 15:56
Bupati Afni Soroti Rutan Siak Over Kapasitas, Dorong Pembangunan Fasilitas Baru
Bupati Afni Soroti Rutan Siak Over Kapasitas, Dorong Pembangunan Fasilitas Baru

RIAU24.COM - Siak, 30 April 2026 – Bupati Siak Afni Zulkifli menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi Rutan Kelas IIB Siak yang mengalami kelebihan kapasitas (over kapasitas) signifikan. Saat ini, rumah tahanan tersebut dihuni sekitar 591 orang, jauh melampaui kapasitas ideal yang hanya 176 orang.

Keprihatinan itu disampaikan Bupati Afni saat melakukan kunjungan bersama Kapolres Siak AKBP Sepuh Ade Irsyam Siregar, S.H., S.I.K., M.H. serta unsur Forkopimda ke lokasi rutan yang berada di pusat Kota Siak Sri Indrapura, Kamis (30/4/2026).

Menurut Afni, kunjungan tersebut awalnya dijadwalkan bersama rombongan Komisi III DPR RI yang merupakan mitra Kementerian Hukum dan HAM, guna meninjau langsung kondisi lapangan. Namun, rombongan yang dipimpin Muhammad Rahul berhalangan hadir karena agenda mendadak.

“Alhamdulillah hari ini kami tetap meninjau langsung kondisi rutan bersama Kapolres, tokoh adat, dan pihak terkait. Awalnya kami dijadwalkan mendampingi kunjungan Komisi III DPR RI, namun mereka berhalangan hadir,” ujar Afni.

Dari hasil peninjauan, diketahui jumlah penghuni rutan terdiri dari 212 tahanan dan 379 narapidana. Kondisi ini dinilai sangat tidak ideal dan berpotensi menimbulkan berbagai persoalan, baik dari sisi keamanan maupun kemanusiaan.

“Rutan ini sudah sangat penuh. Kami akan menyampaikan kondisi ini ke kementerian terkait agar dapat segera dilakukan pembangunan rutan baru atau solusi lain yang lebih representatif,” tegasnya.

Selain over kapasitas, Afni juga menyoroti lokasi rutan yang berada di tengah pemukiman padat penduduk, yang dinilai sudah tidak lagi relevan.

“Letaknya yang berada di pusat kota dan di tengah permukiman padat tentu bisa menimbulkan persoalan baru. Ini juga menjadi pertimbangan penting untuk relokasi atau pembangunan fasilitas baru,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Afni juga menyempatkan diri menyapa para warga binaan untuk memberikan motivasi agar mereka dapat berubah menjadi pribadi yang lebih baik setelah menjalani masa hukuman.

“Kami berharap mereka yang menjalani hukuman di sini, dengan berbagai kasus yang didominasi narkoba, nantinya bisa kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Siak Dedy Krihastoni membenarkan kondisi over kapasitas yang terjadi saat ini. Ia menyebut pihaknya secara berkala harus memindahkan narapidana ke Pekanbaru guna mengurangi kepadatan.

“Untuk narapidana dengan vonis tinggi biasanya kami pindahkan ke Pekanbaru. Ini dilakukan agar tidak terjadi penumpukan yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan,” jelasnya.

Ia juga menggambarkan kondisi di dalam sel yang sudah sangat padat, bahkan tidak semua penghuni dapat beristirahat dengan layak.

“Kondisinya sudah sangat penuh. Untuk berbaring saja terbatas, sehingga ada yang harus tidur dalam posisi duduk,” ungkap Dedy.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap pemerintah pusat dapat segera merespons kondisi tersebut, mengingat kebutuhan akan fasilitas rutan yang lebih layak dan representatif sudah sangat mendesak, baik untuk keamanan maupun pembinaan warga binaan ke depan.(Lin)