Sinyal Kenaikan Harga BBM RON 92

Azhar 2 May 2026, 23:46
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: Internwt
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia. Sumber: Internwt

RIAU24.COM - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengaku telah berkomunikasi dengan semua pengelola SPBU di Indonesia soal kenaikan harga BBM RON 92.

"Saya berkomunikasi terus dengan teman-teman swasta ya, dan saya pikir mereka juga mempunyai hati yang baik ya untuk melihat kondisi yang ada, tapi kalau pada akhirnya kemudian penyesuaiannya sudah bisa dilakukan, saya pikir nggak ada masalah," ujarnya dikutip dari detik.com, Minggu 2 Mei 2026.

Hal ini sesuai dengan peraturan menteri telah diatur bahwa harga BBM umum atau nonsubsidi akan mengikuti harga pasar. 

"Karena sesuai dengan peraturan Menteri Tahun 2022 memang untuk konsumsi industri itu selalu mengikuti harga pasar yang ada," ujarnya.

Harga BBM jenis RON 92 diketahui belum naik sejak Maret 2026. 

Berbeda dengan BBM jenis nonsubsidi lainnya yang telah naik signifikan seperti di SPBU VIVO Revvo 92 masih tetap Rp 12.390/liter, sementara BBM Diesel Primus naik dari Rp 14.610/liter menjadi Rp 30.890/liter.

Kemudian, BP menaikkan harga BBM Ultimate Diesel dari yang semula Rp 25.560/liter menjadi Rp 30.890/liter. Sementara jenis BP 92 tetap Rp 12.390/liter dan Ultimate Rp 12.930/liter.

SPBU Pertamina terpantau juga tidak menaikkan harga Pertamax, yakni masih Rp 12.300/liter. Sementara BBM nonsubsidi lainnya sudah naik, seperti Pertamax Turbo Rp 19.400/liter, Pertamax Green Rp 12.800/liter, Dexlite Rp 23.600/liter dan Pertamina Dex Rp 23.900/liter.