Afni Letakkan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan untuk Pasien Tak Mampu

Lina 25 Jun 2026, 19:08
Afni Letakkan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan untuk Pasien Tak Mampu
Afni Letakkan Batu Pertama Rumah Singgah Kesehatan untuk Pasien Tak Mampu

RIAU24.COM - SIAK – Kabar baik bagi masyarakat Kabupaten Siak, khususnya pasien dan keluarga pasien kurang mampu. Pemerintah Kabupaten Siak bersama Badan Wakaf Indonesia (BWI), Baznas, dunia usaha, dan masyarakat mulai membangun Rumah Singgah Kesehatan yang nantinya dapat dimanfaatkan secara gratis oleh warga yang membutuhkan.

Pembangunan fasilitas sosial tersebut ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Siak Afni Zulkifli didampingi Wakil Bupati Siak Syamsurizal dalam rangkaian peluncuran Bulan Wakaf Nasional di Halaman Gedung Graha Baznas Kabupaten Siak, Rabu (24/6/2026).

Program ini menjadi salah satu bentuk nyata penguatan wakaf produktif di Kabupaten Siak, sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat yang selama ini kesulitan memperoleh tempat tinggal sementara saat mendampingi anggota keluarga menjalani pengobatan di RSUD Tengku Rafian Siak.

Bupati Siak Afni Zulkifli mengatakan, gagasan pembangunan rumah singgah muncul dari banyaknya aspirasi masyarakat yang diterimanya, terutama keluarga pasien dari daerah yang jauh dan memiliki keterbatasan ekonomi.

"Saya banyak menerima keluhan masyarakat, terutama pasien dari keluarga tidak mampu yang berobat ke Siak. Mereka kesulitan mencari tempat menginap, begitu juga keluarga yang mendampingi pasien karena keterbatasan biaya. Mudah-mudahan rumah singgah ini benar-benar diperuntukkan bagi mereka yang tinggal jauh dan sangat membutuhkan," kata Afni.

Menurutnya, wakaf tidak hanya bernilai sebagai ibadah, tetapi juga mampu menjadi instrumen pembangunan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Karena itu, pembangunan daerah memerlukan dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak.

"Pembangunan tidak bisa dilakukan pemerintah sendiri. Kami sangat terbantu dengan adanya Baznas, BWI, perusahaan, dan berbagai organisasi yang bekerja sama untuk masyarakat. Inilah bentuk kolaborasi kita bersama," ujarnya.

Afni juga mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan hingga organisasi kemasyarakatan untuk terus memperkuat budaya wakaf dan gotong royong demi menghadirkan lebih banyak program sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.

"Kami bukan meminta atau mengemis, tetapi mengajak dan mengedukasi seluruh masyarakat, termasuk dunia usaha. Insyaallah, inilah yang akan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Siak yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Wakaf Indonesia Kabupaten Siak, Syamsurizal, menjelaskan rumah singgah tersebut akan dibangun di atas lahan milik Baznas dan dikelola untuk melayani pasien serta keluarga pasien yang membutuhkan tempat tinggal sementara selama menjalani pengobatan.

Rumah singgah direncanakan memiliki sekitar 10 kamar dengan total kebutuhan anggaran pembangunan mencapai Rp1,2 miliar. Hingga saat ini, dana wakaf yang telah terkumpul mencapai lebih dari Rp100 juta, termasuk dukungan dari sejumlah perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Siak.

Dengan semangat gotong royong dan dukungan berbagai pihak, pembangunan ditargetkan dapat diselesaikan dalam waktu sekitar satu tahun.

"Ini adalah rumah singgah pertama yang kita bangun dan nantinya gratis untuk pasien serta keluarga pasien yang benar-benar membutuhkan. Kita ingin masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit tidak lagi terbebani biaya tempat tinggal selama mendampingi keluarganya berobat," ujar Syamsurizal.

Selain peletakan batu pertama pembangunan rumah singgah, kegiatan Bulan Wakaf Nasional juga diisi dengan penandatanganan komitmen bersama penguatan gerakan wakaf, penyerahan sertifikat tanah wakaf, serta pemberian santunan kepada 10 anak yatim.

Melalui program tersebut, Pemerintah Kabupaten Siak berharap semangat wakaf produktif terus berkembang sehingga mampu menghadirkan lebih banyak program sosial yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.(Infotorial)