Bantahan Ucapan Luhut Sebut Program MBG tak Beri Manfaat ke Petani dan UMKM
RIAU24.COM - Wakil Ketua DPR RI Saan Mustopa menyalahkan pernyataan Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan yang mengatakan belanja pangan di program Makan Bergizi Gratis (MBG) belum dirasakan petani dan UMKM (Usaha Mikro, Kecil dan Menengah).
"Kalau dampak positif terhadap petani dan UMKM pastinya ada. Tapi memang belum optimal dan belum maksimal ya, agar penyerapan hasil-hasil dari petani dan hasil-hasil dari UMKM untuk kebutuhan-kebutuhan MBG memang harus lebih dimaksimalkan, harus lebih ditingkatkan lagi agar memang memberikan multiplier effect ekonomi di tingkat paling bawah," ujarnya.
Upaya seperti ini disebutnya terus dilakukan oleh Badan Gizi Nasional (BGN), dikutip dari rmol.id, Rabi 1 Juli 2026.
"Dan itu kan salah satu semangat dari MBG juga. Jadi saya yakin pemerintah dalam hal ini BGN, akan terus berupaya untuk menyerap apa yang menjadi hasil-hasil dari petani dan UMKM untuk kebutuhan MBG," ujarnya.
Pada kesempatan berbeda, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menyampaikan hasil kajian jajarannya mengenai program MBG di 800 titik SPPG seluruh Indonesia kepada BGN.
Hasil kajian ini disampaikannya dalam pertemuan dengan dua Wakil Kepala BGN, yaitu Agustina Arumsari dan Mayjen TNI Trenggono pada Rabu 24 Juni 2026.
Dia mengatakan perputaran belanja pangan diperkirakan mencapai lebih dari Rp120 triliun per tahun dan mampu menyerap sekitar 1,2 juta tenaga kerja.
Namun, dari besarnya belanja pangan tersebut ternyata banyak petani, peternak hingga UMKM yang belum merasakannya.