Mempertanyakan Kuota PIP di Kemenag Lebih Rendah dari Lembaga Lain
RIAU24.COM - Anggota Komisi VIII DPR Fraksi PDI Perjuangan Selly Andriany Gantina mempertanyakan rendahnya kuota Program Indonesia Pintar (PIP) tingkat Kemenag dengan Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek.
Saking jauh perbedanya, dia bahkan menyebut perbandingan pendidikan Kemenag dengan Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek bagai bumi dan langit.
"Jika membandingan target PIP Kemendikdasmen sebanyak 20,8 juta sementara PIP Kemenag hanya 2 juta. Perbandingan jauh sekali," ujarnya dikutip dari rmol.id, Kamis 2 Juli 2026.
Dia juga menyoroti Kartu Indonesia Pintar (KIP) antara Kemenag dengan Kemendiktisaintek, insentif pengajar, serta nasib para pengajar yang berbanding jauh.
Hal ini ditambah passing grade sejumlah guru madrasah yang belum memiliki titik terang dari Kemenpan RB.
Setelah ini, dia mengaku akan mengawal kejadian ini dan mendesak Kemenag memberikan kuota lebih terhadap PIP dan KIP.
"Jangan sampai ada anggapan pendidikan di Kemenag ini termajinalkan. Kami di Komisi VIII akan mengawal itu sampai rasa keadilan bagi mereka tercapai," sebutnya.