Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia, Dinilai Berani Reformasi Tata Kelola Daerah

Lina 2 Jul 2026, 21:44
Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia, Dinilai Berani Reformasi Tata Kelola Daerah
Afni Zulkifli Masuk Daftar 22 Sosok Reset Indonesia, Dinilai Berani Reformasi Tata Kelola Daerah

RIAU24.COM - PEKANBARU – Bupati Siak Afni Zulkifli masuk dalam daftar 22 Sosok Reset Indonesia, yakni kumpulan tokoh yang dinilai memiliki gagasan, keberanian, dan rekam jejak dalam mendorong perubahan di berbagai bidang kehidupan di Indonesia.

Daftar tersebut diumumkan melalui akun Instagram terverifikasi @idbaruid pada Rabu (1/7/2026). Penyusunnya menyebut, daftar itu merupakan hasil tiga kali ekspedisi ke berbagai daerah di Indonesia untuk menemukan figur-figur yang dinilai mampu menghadirkan perubahan di bidang sosial, ekonomi, budaya, hukum, maupun politik.

Dalam pengantarnya, penyusun menyatakan Indonesia tidak kekurangan sosok yang memiliki kapasitas dan kepedulian terhadap persoalan bangsa. Di tengah terbatasnya figur pemimpin yang dinilai kredibel di partai politik, perubahan disebut dapat lahir dari tokoh-tokoh di luar lingkaran kekuasaan nasional.

Afni Zulkifli dipilih karena dinilai berani mengambil kebijakan strategis dalam tata kelola keuangan daerah. Salah satu langkah yang menjadi perhatian adalah kebijakan memangkas anggaran perjalanan dinas bernilai ratusan miliar rupiah sebagai bagian dari upaya menyelesaikan utang Pemerintah Kabupaten Siak sebesar Rp326 miliar yang merupakan kewajiban dari pemerintahan sebelumnya.

Selain kebijakan fiskal tersebut, mantan aktivis lingkungan sekaligus mantan Tenaga Ahli Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan itu juga dinilai konsisten menyuarakan kritik terhadap sentralisasi kebijakan di sektor kehutanan dan agraria.

Berdasarkan pengalamannya mendampingi masyarakat di Sumatera, Afni berpandangan bahwa konflik agraria tidak akan terselesaikan apabila pemerintah pusat terus menerapkan kebijakan tanpa mempertimbangkan kondisi serta karakteristik daerah.

Penyusun menilai berbagai langkah tersebut mencerminkan keberanian dalam mengambil keputusan yang tidak selalu populer, sekaligus menawarkan perspektif baru dalam tata kelola pemerintahan daerah.

Selain Afni, putri Presiden keempat RI, Alissa Wahid, juga masuk dalam daftar tersebut. Alissa dinilai konsisten menolak pemberian izin usaha pertambangan kepada organisasi keagamaan serta aktif memperkuat gerakan masyarakat sipil dalam isu toleransi, keadilan ekologis, dan penguatan nalar kritis.

Nama lain yang turut masuk dalam daftar ialah Gus Kautsar, pengasuh Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri. Ia dinilai mampu menjembatani kajian kitab klasik dengan realitas sosial kontemporer melalui penguatan jejaring kiai muda, pembinaan santri urban, serta pengembangan ekosistem ekonomi sirkular berbasis komoditas lokal.

Sementara itu, Hening Purwati diapresiasi atas kiprahnya mengembangkan gerakan yang menghubungkan isu lingkungan dengan feminisme yang dipadukan dengan nilai-nilai keagamaan melalui gerakan Eco-Jihad. Sebagai Koordinator Nasional GreenFaith Indonesia dan pimpinan LLHPB 'Aisyiyah, Hening aktif menggerakkan masyarakat lintas agama dalam isu pelestarian lingkungan dan transisi energi yang berkeadilan.

Sejumlah nama lain yang masuk dalam daftar tersebut antara lain Novel Baswedan, Bivitri Susanti, Farwiza Farhan, Andrew Kalaweit, dan Victor Yeimo.

Penyusun menegaskan bahwa daftar 22 Sosok Reset Indonesia bukan dimaksudkan sebagai daftar tokoh yang sempurna. Seluruh nama dipilih karena dinilai memiliki komitmen, keberanian, dan gagasan yang dapat menjadi inspirasi bagi lahirnya perubahan di Indonesia.(Lin)