Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas

Lina 7 Jul 2026, 15:44
Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas
Direktur Baru BSP Dilantik, Bupati Siak Minta Robi Junipa Tuntaskan Tiga Agenda Prioritas

RIAU24.COM - PEKANBARU – Bupati Siak, Afni Zulkifli melantik Robi Junipa sebagai Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP) periode 2026–2031 di Pekanbaru, Selasa (7/7/2026). Dalam arahannya, Afni menegaskan bahwa pelantikan bukanlah akhir dari proses seleksi, melainkan awal dari tanggung jawab besar untuk membenahi perusahaan daerah tersebut.

Ia meminta direktur baru segera bergerak menuntaskan tiga agenda prioritas, yakni pembenahan manajemen perusahaan, penyelesaian Komitmen Kerja Pasti (KKP), serta percepatan pembangunan jaringan pipa migas.

"Hari ini Saudara telah dilantik, maka detik berikutnya adalah saatnya bekerja keras. Ada amanah besar yang harus ditunaikan agar BSP menjadi perusahaan yang lebih baik," ujar Afni.

Pelantikan tersebut mengusung tema "Satu Arah, Satu Komitmen, Satu Hasil, Memanjang Tapak, Mengangkat Marwah", yang menurut Afni menjadi pengingat agar seluruh unsur perusahaan memiliki visi dan komitmen yang sama dalam membangun BSP.

Ia menekankan bahwa jabatan Direktur BSP bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah untuk menjaga keberlangsungan perusahaan daerah yang menjadi salah satu aset strategis Pemerintah Kabupaten Siak.

"Jabatan ini bukan sekadar posisi. BSP adalah marwah anak negeri, warisan para pemimpin terdahulu yang harus kita jaga bersama," katanya.

Tiga Agenda Prioritas

Afni secara khusus mengarahkan Robi Junipa untuk fokus menyelesaikan tiga pekerjaan rumah yang dinilai sangat menentukan masa depan BSP.

Prioritas pertama adalah membenahi tata kelola perusahaan agar semakin profesional, transparan, akuntabel, dan mampu meningkatkan kinerja di tengah tantangan industri migas.

Agenda kedua ialah menuntaskan kewajiban Komitmen Kerja Pasti (KKP) yang merupakan komitmen bersama Pemerintah Kabupaten Siak dengan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral serta SKK Migas.

"Bangun komunikasi yang baik dengan seluruh kementerian dan yakinkan bahwa BSP mampu melaksanakannya," tegasnya.

Sementara itu, agenda ketiga adalah mempercepat pembangunan jaringan pipa migas yang dinilai penting untuk menekan biaya operasional sekaligus meningkatkan kapasitas produksi minyak dan gas.

"Jangan menunggu tahun depan. Kita ingin persoalan ini selesai tahun ini agar biaya produksi dapat ditekan dan produksi meningkat," ujar Afni.

Hadapi Tantangan Industri Migas

Menurut Afni, kondisi BSP saat ini menghadapi tantangan yang tidak ringan. Meski harga minyak dunia menunjukkan tren positif, perusahaan tetap harus menghadapi tingginya biaya produksi, kebutuhan investasi, serta berbagai persoalan operasional dan sosial.

Karena itu, ia berharap kepemimpinan baru mampu menghadirkan terobosan sehingga BSP kembali menjadi perusahaan daerah yang sehat, kompetitif, dan memberikan kontribusi maksimal terhadap pendapatan asli daerah.

Ajak Seluruh Jajaran Bersatu

Mengakhiri arahannya, Afni mengajak seluruh jajaran BSP meninggalkan perbedaan yang sempat muncul selama proses pergantian kepemimpinan dan bersatu mendukung direktur yang baru.

Ia menegaskan keberhasilan BSP tidak hanya ditentukan oleh seorang direktur, melainkan membutuhkan kerja sama seluruh manajemen dan karyawan.

"Tidak ada lagi kubu-kubuan atau kotak-kotakan. Hari ini BSP memiliki nahkoda baru. Semua harus bersatu mendukung kepemimpinan yang baru," tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Siak berharap, di bawah kepemimpinan Robi Junipa, PT Bumi Siak Pusako mampu memperkuat kinerja bisnis, meningkatkan produksi migas, serta memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pembangunan dan perekonomian Kabupaten Siak.(Lin)