Menanti Pimpinan BGN Selanjutnya
RIAU24.COM - Direktur Eksekutif Centre for Indonesia Strategic Actions (CISA), Herry Mendrofa bicara soal Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono bakal menggantikan Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, jika benar terjadi, penunjukan tersebut dapat dibaca sebagai bagian dari konsolidasi politik pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, dikutip dari rmol.id, Rabu 22 Juli 2026.
"Jika Sudaryono jadi Kepala BGN, itu menandakan konsolidasi politik mengerucut dan menguat pada lingkar kekuasaan inti Prabowo. Apalagi Sudaryono bukan figur baru, dia adalah elite Gerindra yang cukup dekat dan selama ini diasosiasikan dengan Prabowo," ukarnya.
Jika Sudaryono benar dipercaya memimpin BGN, langkah tersebut dapat dimaknai sebagai upaya mengintegrasikan program strategis pemerintah dengan agenda politik Presiden.
"Dalam konteks semiotika politik, hadirnya Sudaryono menjadi penguatan komitmen integrasi program kebijakan strategis pangan dengan agenda politik nasional di bawah pemerintahan Prabowo," sebutnya.
Sudaryono dikenal salah satu kader Partai Gerindra yang selama ini dikenal dekat dengan Prabowo.
Herry juga mengaitkan isu pergantian Kepala BGN dengan kabar mengenai kemungkinan adanya perombakan kabinet dalam waktu dekat.
Menurutnya, terdapat dua tujuan yang dapat dibaca dari langkah tersebut.
"Pertama, Prabowo ingin memastikan mesin pemerintahannya benar-benar solid dan terkonsolidasi. Kedua, ada kebutuhan untuk menyingkirkan figur-figur yang dianggap tidak sejalan dengan visi besar kepresidenan," katanya.