Wakapolda Riau dan Bupati Siak Turun Langsung Pantau Penanganan Karhutla
RIAU24.COM - SIAK — Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Siak mendapat perhatian langsung dari jajaran Polda Riau dan Pemerintah Kabupaten Siak. Wakapolda Riau bersama Bupati Siak Afni Zulkifli turun langsung meninjau lokasi penanganan Karhutla, Kamis (27/8/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi di lapangan sekaligus memastikan upaya pemadaman dan pengendalian api berjalan maksimal.
Wakapolda Riau bersama Bupati Siak turut melihat aktivitas tim gabungan yang berada di lokasi, terdiri dari personel TNI, Polri dan relawan yang terus berjibaku melakukan pemadaman serta penyekatan di sejumlah titik rawan.
Kondisi medan yang cukup sulit menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Selain harus menghadapi titik api, tim juga dituntut melakukan pendinginan guna memastikan bara api tidak kembali menyala dan meluas ke kawasan lainnya.
Kehadiran pimpinan di tengah petugas menjadi bentuk dukungan sekaligus memastikan seluruh unsur yang terlibat dapat bekerja secara terpadu. Koordinasi antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan relawan terus diperkuat agar penanganan Karhutla dapat dilakukan secara cepat dan efektif.
Bagi Pemerintah Kabupaten Siak, penanganan Karhutla bukan hanya persoalan memadamkan api, tetapi juga mencegah kebakaran meluas dan melindungi masyarakat serta lingkungan dari dampak asap.
Bupati Siak Afni Zulkifli sebelumnya juga mengingatkan seluruh pihak agar meningkatkan kewaspadaan di tengah kondisi cuaca kering. Masyarakat maupun pemilik lahan diminta tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar.
Sementara itu, keterlibatan relawan bersama unsur TNI dan Polri menunjukkan kuatnya semangat gotong royong dalam menghadapi ancaman Karhutla.
Peninjauan langsung tersebut diharapkan semakin memperkuat sinergi seluruh unsur di lapangan, sekaligus memastikan setiap perkembangan kondisi Karhutla dapat segera ditindaklanjuti.
Di tengah ancaman Karhutla yang masih menjadi perhatian, kehadiran pimpinan bersama petugas di lapangan menjadi pesan bahwa penanganan kebakaran tidak bisa dilakukan sendiri. Kolaborasi dan kecepatan respons menjadi kunci untuk menjaga Siak dari meluasnya kebakaran hutan dan lahan.(Lin)