Berikut Perolehan Suara Anggota AHWA Muktamar ke-35 NU

Azhar 30 Aug 2026, 22:34
Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Sumber: AFU
Muktamar Nahdlatul Ulama (NU). Sumber: AFU

RIAU24.COM - Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf atau Gus Ipul membeberkan hasil perolehan suara anggota AHAWA musyawarah Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur.

Dari 34 nama yang diusulkan muktamirin, sembilan ulama dengan perolehan suara tertinggi ditetapkan sebagai anggota AHWA, dikutip dari liputan6.com, Minggu 30 Agustus 2026.

"Penghitungan suara dilakukan berdasarkan akumulasi dari enam bilik atau panel tabulasi dengan total suara yang masuk mencapai 4.703 suara," ujarnya.

KH Nurul Huda Djazuli dari Ploso menjadi ulama dengan perolehan suara terbanyak. Ia meraih 485 suara atau 10,31 persen dari total suara sah.

Posisi kedua ditempati TGK KH Nuruzzahri Yahya atau Waled Nu dengan 477 suara atau 10,14 persen. Selisih perolehan suara keduanya hanya delapan suara.

Sementara AG Dr. KH. Baharuddin HS, MA berada di posisi ketiga dengan 392 suara atau 8,34 persen.

Berikut hasil lengkap perolehan suara 34 calon AHWA Muktamar ke-35 NU berdasarkan rekapitulasi dari enam bilik atau panel tabulasi:

1. KH Nurul Huda Djazuli (Ploso) – 485 suara (10,31 persen) — AHWA terpilih

2. TGK KH Nuruzzahri Yahya (Waled Nu) – 477 suara (10,14 persen) — AHWA terpilih

3. AG Dr. KH. Baharuddin HS, MA – 392 suara (8,34 persen) — AHWA terpilih

4. KH Miftachul Akhyar – 350 suara (7,44 persen) — AHWA terpilih

5. KH Afifuddin Muhajir – 339 suara (7,21 persen) — AHWA terpilih

6. KH Anwar Iskandar – 326 suara (6,93 persen) — AHWA terpilih

7. KH Anwar Manshur (Lirboyo) – 303 suara (6,44 persen) — AHWA terpilih

8. Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj – 273 suara (5,80 persen) — AHWA terpilih

9. Dr. KH. Abun Bunyamin, MA – 268 suara (5,70 persen) — AHWA terpilih

10. KH Muhammad Wildan Salman – 250 suara (5,32 persen)

Sembilan nama dengan perolehan suara tertinggi akan ditetapkan sebagai anggota AHWA. 

Sementara itu, 25 nama lainnya tercatat sebagai calon yang diusulkan berdasarkan hasil tabulasi.

Hasil tabulasi tersebut menjadi dasar penetapan sembilan anggota AHWA Muktamar ke-35 NU. 

Selanjutnya, AHWA memiliki peran dalam mekanisme pemilihan Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).