Karhutla Tasik Betung Capai 2 Hektare, Api Masih Menyala di Sejumlah Titik

Lina 1 Sep 2026, 16:04
Karhutla Tasik Betung Capai 2 Hektare, Api Masih Menyala di Sejumlah Titik
Karhutla Tasik Betung Capai 2 Hektare, Api Masih Menyala di Sejumlah Titik

RIAU24.COM - SIAK — Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kampung Tasik Betung, Kecamatan Sungai Mandau, Kabupaten Siak, masih terus dilakukan hingga Selasa (1/9/2026).

Memasuki hari keempat penanganan, tim gabungan kembali turun ke lokasi kebakaran di Dusun 1 Seminai Kuning RT 01/RK 01, Kampung Tasik Betung, sekitar pukul 09.00 WIB.

Penanganan melibatkan 25 personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD Kabupaten Siak, RPK Arara Abadi, Forest Protection PT Arara Abadi, pihak kecamatan serta Masyarakat Peduli Api (MPA).

Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 2 hektare. Lahan yang terbakar didominasi semak belukar dan tanaman sawit.

Lokasi kebakaran berada pada koordinat 1°4'7,56"N 101°39'51,57"E.

Sebanyak 25 personel dikerahkan dalam penanganan tersebut, terdiri dari dua personel TNI, tujuh personel Polri, dua personel BPBD Siak, tiga personel RPK Arara Abadi, tiga personel Forest Protection PT Arara Abadi, empat personel pihak kecamatan dan empat anggota MPA.

Untuk mendukung proses pemadaman, tim menggunakan dua unit ministriker, satu unit alat berat milik PT Arara Abadi serta enam roll selang berukuran ½ inci.

Selain melakukan penyiraman, tim juga membuat sekat bakar dan embung air dengan bantuan alat berat excavator. Langkah tersebut dilakukan untuk mengendalikan pergerakan api sekaligus memutus potensi penjalaran ke area lain.

Namun, proses pemadaman masih menghadapi sejumlah kendala di lapangan. Salah satunya minimnya sumber air di sekitar lokasi. Kondisi cuaca yang panas disertai hembusan angin cukup kencang juga membuat proses pengendalian api menjadi lebih sulit.

Akibatnya, api masih ditemukan menyala di sejumlah bagian lahan. Tim gabungan pun terus melakukan pemadaman dan penyekatan untuk mengantisipasi api kembali menjalar.

Hingga Selasa siang, sebagian area telah memasuki tahap pendinginan. Petugas masih melakukan penyiraman dan memastikan bara api di dalam lahan benar-benar padam.

Sementara itu, terkait pemilik lahan dan penyebab kebakaran, hingga kini masih dalam proses penyelidikan oleh Polsek Sungai Mandau.

Tim gabungan memastikan upaya pemadaman dan pendinginan akan terus dilakukan sampai lokasi dinyatakan aman. Selain memadamkan api, petugas juga melakukan pemantauan untuk memastikan tidak terjadi perluasan kebakaran maupun munculnya kembali titik api.

Penanganan Karhutla di Tasik Betung menjadi perhatian karena kawasan tersebut memiliki karakter lahan yang rentan terbakar. Karena itu, proses pemadaman tidak hanya difokuskan pada api yang terlihat, tetapi juga pendinginan untuk mencegah bara kembali menyala.(,Lin)