Dekranasda Siak Perluas Pasar Perajin Lokal, Gerai Kini Hadir di Gedung Kutab

Lina • 13 Oct 2026, 09:41
Dekranasda Siak Perluas Pasar Perajin Lokal, Gerai Kini Hadir di Gedung Kutab
Dekranasda Siak Perluas Pasar Perajin Lokal, Gerai Kini Hadir di Gedung Kutab

RIAU24.COM - SIAK – Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Siak terus mendorong pemasaran produk unggulan daerah agar semakin dikenal masyarakat luas dan wisatawan. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui pemindahan Gerai Dekranasda ke Gedung Cagar Budaya Kutab, yang berada di kawasan wisata bersejarah dekat Istana Siak.

Peresmian gerai dilakukan oleh Bupati Siak Afni, Selasa (13/10/2026), menjelang peringatan Hari Jadi Kabupaten Siak ke-27.

Kehadiran gerai di lokasi strategis ini diharapkan menjadi peluang bagi Dekranasda untuk memperluas jangkauan pemasaran sekaligus memperkenalkan kekayaan kerajinan dan produk unggulan lokal kepada pengunjung yang datang ke Kota Istana.

Bupati Siak Afni mengatakan, pemindahan gerai bukan sekadar perubahan lokasi, tetapi bagian dari upaya membuka akses pasar yang lebih luas bagi para perajin daerah.

Menurutnya, kawasan wisata sejarah memiliki potensi besar untuk mendukung pemasaran produk lokal karena menjadi salah satu tujuan kunjungan wisatawan.

“Wisatawan yang datang ke Siak tidak hanya menikmati wisata sejarah, tetapi juga mengenal dan membawa pulang produk unggulan daerah kita,” kata Afni.

Ia berharap, keberadaan gerai di Gedung Kutab dapat memberikan manfaat nyata bagi para perajin, mulai dari memperluas jangkauan pemasaran hingga meningkatkan nilai ekonomi dari produk yang dihasilkan.

Ketua Dekranasda Kabupaten Siak, Erdawati, bersama tim kemudian menindaklanjuti keputusan pemindahan tersebut. Persiapan dilakukan secara intensif hingga gerai siap menempati lokasi baru dalam waktu kurang dari 48 jam.

Gerai Dekranasda Siak memasarkan beragam produk unggulan daerah, mulai dari wastra atau kain khas daerah, kerajinan tangan, hingga aneka produk kuliner lokal.

Berbagai produk tersebut tidak hanya memiliki nilai ekonomi, tetapi juga merepresentasikan kreativitas, keterampilan, dan identitas budaya masyarakat Kabupaten Siak.

Erdawati berharap, keberadaan gerai di kawasan wisata Istana Siak dapat memudahkan wisatawan menemukan produk khas daerah sekaligus menjadi sarana untuk memperkenalkan hasil karya para perajin kepada pasar yang lebih luas.

Melalui gerai ini, Dekranasda Siak diharapkan semakin berperan sebagai wadah promosi dan pemasaran produk kerajinan lokal, sehingga karya para perajin tidak hanya menjadi pelengkap daya tarik wisata, tetapi juga mampu menciptakan peluang usaha dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan lokasi yang lebih strategis, Gerai Dekranasda Siak diharapkan menjadi salah satu pintu masuk bagi produk unggulan daerah untuk menjangkau konsumen, sekaligus memperkuat identitas kerajinan dan budaya Kabupaten Siak.(Lina Lestari)