Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Alfamart, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar

Lina • 20 Oct 2026, 19:31
Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Alfamart, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar
Produk UMKM Siak Tembus 40 Gerai Alfamart, Sembilan Pelaku Usaha Perluas Pasar

RIAU24.COM - SIAK — Produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Kabupaten Siak, Riau, semakin memperluas jangkauan pasar. Sebanyak 13 produk dari sembilan pelaku UMKM lokal kini telah dipasarkan di 40 gerai Alfamart yang tersebar di Kabupaten Siak. Capaian ini menjadi langkah nyata dalam mendorong produk lokal bersaing di pasar ritel modern sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Peluang tersebut terwujud melalui kerja sama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Siak dengan PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk. Program pengembangan dan pembinaan UMKM itu ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama di gerai Alfamart Meredan, Kampung Perawang Barat, Kecamatan Tualang, Senin (19/10/2026). Kegiatan dilanjutkan dengan pengguntingan pita pada etalase khusus produk UMKM.

Wakil Bupati Siak, Syamsurizal, menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, masuknya produk UMKM ke jaringan ritel modern merupakan peluang strategis untuk memperluas pemasaran, meningkatkan penjualan, serta membuka kesempatan usaha dan lapangan kerja bagi masyarakat.

Ia menegaskan, pelaku UMKM harus terus berinovasi dan meningkatkan daya saing agar mampu memenuhi kebutuhan pasar yang semakin kompetitif.

“Pelaku UMKM harus terus meningkatkan kualitas produk, memperbaiki kemasan, dan membangun identitas merek agar mampu bersaing di pasar ritel modern. Kita berharap kreativitas UMKM dapat meningkatkan ekonomi sekaligus membuka lapangan pekerjaan,” ujar Syamsurizal.

Tak hanya menjangkau 40 gerai di Kabupaten Siak, produk UMKM binaan tersebut juga berpeluang memperluas pemasaran melalui jaringan Alfamart di Pekanbaru yang mencapai 130 toko, serta sejumlah kabupaten lain di Provinsi Riau.

Untuk mendukung perluasan pasar tersebut, Pemkab Siak melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan UMKM bersama pihak Alfamart terus melakukan koordinasi, pendampingan, serta kurasi produk. Langkah ini bertujuan membantu pelaku usaha memenuhi standar kualitas dan persyaratan yang ditetapkan jaringan ritel modern.

Syamsurizal berharap, kerja sama tersebut tidak hanya membuka akses pemasaran, tetapi juga menjadi sarana pembinaan berkelanjutan bagi pelaku UMKM. Pendampingan, khususnya dalam peningkatan kualitas produk, pengemasan, pengembangan usaha, dan pemenuhan persyaratan penjualan, dinilai penting agar semakin banyak produk lokal mampu menembus pasar yang lebih luas.

Ia juga mendorong perusahaan agar memberikan kesempatan kerja kepada masyarakat setempat yang memenuhi kualifikasi.

Buka Peluang UMKM Naik Kelas

Manfaat program ini turut dirasakan Tati Rostika, pelaku UMKM asal Kecamatan Tualang yang telah menjalankan usahanya selama 11 tahun. Ia mengapresiasi dukungan Pemkab Siak yang membuka kesempatan bagi produk lokal untuk dipasarkan melalui jaringan ritel modern.

Menurut Tati, akses pasar yang lebih luas menjadi peluang penting untuk meningkatkan penjualan, memperkenalkan produk kepada konsumen yang lebih beragam, serta menjaga keberlangsungan usaha.

“Kerja sama ini bukan hanya menjadi kesempatan untuk menjual produk, tetapi juga langkah awal untuk tumbuh dan berkembang serta naik kelas,” kata Tati.

Program kolaborasi antara Pemkab Siak dan Alfamart ini diharapkan menjadi pintu masuk bagi semakin banyak UMKM lokal untuk berkembang dan meningkatkan daya saing. Dengan dukungan pembinaan, peningkatan kualitas, serta akses pemasaran yang lebih luas, produk unggulan daerah diharapkan mampu menjangkau lebih banyak konsumen dan memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Siak.(Lin)