32 Peserta PMNH Ikut Apel Tahunan Santri, Berikut Pesan Bupati Bengkalis

Dahari • 21 Oct 2026, 14:21
32 Peserta PMNH Ikut Apel Tahunan Santri, Berikut Pesan Bupati Bengkalis
32 Peserta PMNH Ikut Apel Tahunan Santri, Berikut Pesan Bupati Bengkalis

RIAU24.COM - Membawa nama daerah bukan sekadar soal kehadiran, tetapi juga tentang menunjukkan karakter, kemampuan, dan prestasi. Pesan itulah yang ditekankan Bupati Bengkalis Hj. Kasmarni kepada para santri yang akan mengikuti Apel Peringatan Hari Santri Tahun 2026 Tingkat Provinsi Riau di Kota Dumai.

Pesan tersebut disampaikan melalui Plt. Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Bengkalis, H. Hambali, saat melepas keberangkatan peserta dari Pondok Modern Nurul Hidayah (PMNH), Kecamatan Bantan, Rabu 21 Oktober 2026.

Bupati Kasmarni berpesan agar seluruh peserta menjaga nama baik Kabupaten Bengkalis, mengikuti setiap rangkaian kegiatan dengan penuh tanggung jawab, serta kembali membawa pengalaman berharga, kebanggaan, dan semangat baru untuk terus berprestasi.

Menurutnya, keikutsertaan santri dalam peringatan Hari Santri bukan sekadar memenuhi undangan atau meramaikan kegiatan seremonial. Lebih dari itu, momentum tersebut harus menjadi ruang bagi santri untuk menunjukkan potensi, kreativitas, dan kesiapan mengambil peran dalam pembangunan daerah maupun bangsa.

“Santri tidak boleh hanya menjadi penonton perubahan. Santri harus menjadi pelaku perubahan, penggerak kemajuan, penjaga moral bangsa, dan pemimpin masa depan,”ujar Hambali menyampaikan pesan Bupati.

Ia menilai, tantangan zaman yang semakin kompleks menuntut santri untuk tidak hanya menguasai ilmu agama, tetapi juga memperluas wawasan, meningkatkan kompetensi, serta membangun keberanian untuk bersaing dan berkontribusi di berbagai bidang.

Karena itu, santri harus tumbuh dengan iman yang kokoh, ilmu yang luas, dan akhlak yang mulia. Ketiganya menjadi fondasi penting agar generasi pesantren mampu mengikuti perkembangan zaman tanpa kehilangan jati diri.

“Jangan pernah merasa rendah diri karena belajar di pesantren. Banggalah menjadi santri, sebab masa depan tidak hanya membutuhkan orang-orang cerdas, tetapi juga manusia yang jujur, amanah, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ujarnya.

Hambali juga mengapresiasi pimpinan pondok pesantren, Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP), guru pendamping, serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan keberangkatan peserta untuk mengikuti peringatan Hari Santri tingkat Provinsi Riau.

Ia berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memperluas pergaulan, memperkuat persaudaraan antarsantri, memperkenalkan keunggulan pondok pesantren, sekaligus menunjukkan bahwa Kabupaten Bengkalis memiliki generasi muda yang religius, berkarakter, dan mampu bersaing.

“Kita datang bukan hanya untuk meramaikan kegiatan, tetapi untuk membawa nama baik Kabupaten Bengkalis, menunjukkan prestasi, memperkuat persaudaraan, dan pulang dengan pengalaman serta semangat baru,” tegasnya.

Sementara, Ketua FKPP Kabupaten Bengkalis sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Hidayah, KH. Ahmad Pamuji menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kesempatan yang diberikan kepada santriwan dan santriwati untuk mengikuti Apel Peringatan Hari Santri Tahun 2026 Tingkat Provinsi Riau.

Ia mengingatkan para santri agar menyadari bahwa kesempatan tersebut merupakan kebanggaan sekaligus amanah yang harus dijalankan dengan penuh rasa syukur, disiplin, dan tanggung jawab.

Menurutnya, keikutsertaan dalam apel tingkat provinsi menjadi momentum istimewa bagi para santri untuk menunjukkan identitas, kedisiplinan, serta kebanggaan sebagai bagian dari dunia pesantren.

Ahmad Pamuji juga menegaskan bahwa kesempatan tersebut patut disyukuri karena apel peringatan Hari Santri ini secara khusus diikuti oleh kalangan santri pondok pesantren, bukan pelajar SMP maupun SMA secara umum.

Melalui keikutsertaan tersebut, diharapkan para santri semakin percaya diri, termotivasi untuk meningkatkan kualitas diri, serta mampu membawa pulang pengalaman yang memperkuat semangat belajar dan pengabdian.

Peringatan Hari Santri, lanjutnya, harus menjadi pengingat bahwa santri memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga nilai-nilai keislaman, merawat persatuan, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa.

Dengan bekal ilmu, iman, dan akhlak, santri Kabupaten Bengkalis diharapkan tidak hanya mampu mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi, tetapi juga tumbuh menjadi generasi penerus yang siap menjawab tantangan masa depan.