Untuk Kesekian Kalinya Petani Sawit Rohil Demo di Mapolda Riau, Tuntut Sariantoni Dijemput Paksa

Kamis, 20 Desember 2018 | 12:05 WIB
Massa petani sawit dari Rohil membentangkan spanduk saat aksi di pintu gebang Mapolda Riau,  Kamis 20 Desember 2018 siang. Foto: hadi Massa petani sawit dari Rohil membentangkan spanduk saat aksi di pintu gebang Mapolda Riau, Kamis 20 Desember 2018 siang. Foto: hadi

RIAU24.COM –  Untuk kesekian kalinya, para petani sawit dari Koperasi KSB, menggelar aksi di Mapolda Riau. Sama dengan aksi sebelumnya, dalam aksi yang digelar Kamis 20 Desember 2018 siang ini, mereka kembali mempertanyakan kasus hukum dugaan penggelapan dan penipuan dengan terlapor anggota DPRD Rokan Hulu, Sariantoni.

Para petani yang bergabung dengan mahasiswa, menuntut Polda Riau segera memproses yang bersangkutan. Agar proses hukum berjalan, mereka juga menuntut Sariantoni dijemput paksa oleh Polda Riau. Hal itu mengingat penyidik Polda Riau sudah dua kali memanggil yang bersangkutan untuk menjalani pemeriksaan. Namun sejauh ini, panggilan itu belum juga dipenuhi yang bersangkutan.

Dari pantauan lapangan, begitu sampai di depan gerbang Mapolda Riau di Jalan Jenderal Sudirman pekanbaru, massa langsung menggelar orasi. Dalam kesempatan itu, massa tampak membawa spanduk yang berisi tuntutan mereka. Salah satunya bertuliskan: ‘Jemput Paksa Sariantoni’.

Aksi kali ini, merupakan yang ketiga kalinya dilakukan para petani sawit Rohil tersebut. Unjuk rasa kali ini dilakukan lantaran proses hukum kepada terlapor (Sariantoni) belum juga ada kepastian hukum.

Hingga berita diturunkan, unjuk rasa masih berlangsung di depan Mapolda Riau. Puluhan aparat tampak diturunkan untuk mengamankan aksi tersebut.

Selain itu, massa juga mendesak untuk bertemu Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau Kombes Hadi Poerwanto, mempertanyakan perihal kelanjutan kasus tersebut. Sejauh ini, massa masih menunggu respon pihak Polda Riau. ***

R24/wan/hadi

PenulisR24/wan


Loading...
Loading...