Menu

Tersinggung Riau di Sebut Sarang Radikal, Tokoh Melayu Ini Minta Yaqut Segera Minta Maaf

Riko 14 Jan 2019, 12:20
Husni Thamrin
Husni Thamrin

RIAU24.COM -  Tokoh Melayu Riau Husni Thamrin tersingung soal peryataan ketua GP Anshor Yaqut Cholil Quomas yang menyebutkan Riau sebagai daerah sarang radikal dan sarang teroris. Menurutnya peryataan kontroversi itu tidak berdasarkan data yang valid. 

"Saya sebagai tokoh Malayu sangat tersinggung atas ucapkan ketua GP Anshor yang mengatakan kampung kami Riau sarang teroris dan sarang Radikal, kalau mau cari suara hendaknya dengan cara baik," kata Husni Thamrin di DPRD Riau. Senin 14 Januari 2019.

Menurut Husni cara politik yang dilakukan ketua GP Anshor itu dalam mendulang suara di Riau pada Pilpres 2019 ini merupakan cara yang tidak baik. Hendaknya komposisi Pilpres 2019 ini dilakukan secara sportif. 

"Saya melihat motiv Yaqut menuduh Riau seperti itu sakit hati karena Prabowo di Riau menang.  Maka dari itu Saya meminta kalau mau cari muka jangan cara seperti itu. Sebab orang Melayu terbuka dan saling menghargai siapapun yang masuk ke sini, "pungkasnya. 

Anggota DPRD Riau itu juga mendesak pimpinan GP Anshor itu untuk segera meminta maaf atas ucapan yang menuduh Riau sarang Radikal dan teroris tanpa data yang valid. 

"Kita minta Dia meminta maaf pada masyarakat Riau atas ucapannya. Kalau ada Riau Radikal seperti apa yang dituduhkan segera tunjukkan, "pungkasnya.

Diberitakan oleh beberapa media nasional, Ketua Umum GP Ansor Yaqut Cholil Quomas mengatakan bahwa ada kelompok radikal yang jadi pendukung salah satu kontestan pemilu 2019. Menurutnya mereka sudah bergerak di berbagai daerah, termasuk di Riau.