Menu

Masih Dicari, 2 Warga Limapuluh Kota di Sumbar yang Hilang Akibat Terseret Banjir

Siswandi 4 Feb 2019, 11:57
Tim SAR di Limapuluh Kota, Sumatera Barat, terus mencari 2 warga yang hilang akibat terseret banjir yang menerjang kawasan itu. Foto: int
Tim SAR di Limapuluh Kota, Sumatera Barat, terus mencari 2 warga yang hilang akibat terseret banjir yang menerjang kawasan itu. Foto: int

RIAU24.COM -  Hingga Senin 4 Februari 2019 tadi, petugas SAR masih melakukan pencarian terhadap Riki dan Febi, warga Limapuluh Kota, Sumatera Barat. Keduanya hilang akibat terseret banjir akibat meluapnya sungai Batang Mahek pada Minggu siang kemarin.

Banjir tidak hanya membuat warga hanyut terseret air. Dari pantauan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Limapuluh Kota, sejumlah titik di kecamatan Pangkalan Koto Baru, terendam air dengan ketinggian hingga satu meter. Kondisi itu terjadi antara lain di Jorong (kampung) Lokoak Godang, Banjar Ranah, Pasa Usang dan Jorong Tigo Balai.

Tingginya debit air menyebabkan satu unit jembatan di Nagari Maek tidak bisa digunakan lantaran bagian bibir jembatan tergerus air.

Menurut Kepala Pelaksana BPBD Limapuluh Kota, Joni Amir, sebenarnya ada tiga warga yang diketahui terseret banjir. Namun salah seorang di antara mereka yakni Fikri, berhasil ditemukan dalam kondisi selamat.

"Sekarang kita masih mencari dua korban lainnya," terangnya, dilansir republika.co.id.

Terpisah, Koordinator Kantor Pencarian dan Pertolongan, Robi, mengatakan, pencarian terhadap kedua korban tersebut dilakukan dengan  menggunakan perahu karet dan peralatan penunjang lainnya. Titik pencarian difokuskan dari titik dugaan korban hilang. Korban hilang terseret arus sungai Batang Mahek.

Halaman: 12Lihat Semua