Menu

Pentagon Sebut Ratusan Anggota ISIS Masih Banyak Bercokol di Filipina

Riko 7 Feb 2019, 12:00
Foto:  Internet
Foto: Internet

RIAU24.COM -  Sebanyak 300 hingga 550 anggota negara Islam (ISIS) tetap aktif di Filipina. Kelompok ekstrimis itu masih tetap bertahan lama meskipun ada upaya memberangusnya oleh pasukan lokal yang didukung oleh Amerika Serikat (AS).

Demikian bunyi laporan yang dirilis oleh kantor inspektur jenderal (OIG) di Pentagon kepada anggota parlemen AS pada minggu ini.

Di bawah Operasi Pacific Eagle-Philippines (OPE-P), lebih dari 270 tentara Amerika memberikan dukungan kepada militer Filipina untuk melawan faksi ISIS lokal. Bantuan terutama diberikan dalam intelijen udara, pengawasan, dan dukungan pengintaian.

"ISIS tetap aktif dengan sekitar 300 hingga 550 anggota di Filipina selatan. Kegiatannya terbatas pada kepulauan Sulu (di dalam wilayah pulau Mindanao yang mayoritas penduduknya Muslim), di mana mereka terlibat sejumlah bentrokan tingkat rendah dengan AFP (Angkatan Bersenjata Filipina), yang masing-masing mengakibatkan korban lebih besar untuk ISIS daripada pasukan pemerintah Filipina menurut (militer AS)," bunyi laporan triwulanan terbaru OIG (1 Oktober – 31 Desember 2018) kepada Kongres seperti disitir dari Breitbart, Kamis 7 Februari 2019.

Selain itu, ledakan bom di pusat perbelanjaan Filipina selatan pada 31 Desember 2018, dikaitkan oleh pejabat Filipina dengan ISIS, tetapi tidak ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab.

"Pada puncaknya, anggota ISIS mencapai 1.000 jihadis,"ujar OIG.

Halaman: 12Lihat Semua