Menu

UNDP dan Pemko Pekanbaru Matangkan Konsep Pengelolaan Sampah

Satria Utama 18 Feb 2019, 21:29
UNDP dan Pemko Pekanbaru Matangkan Konsep Pengelolaan Sampah
UNDP dan Pemko Pekanbaru Matangkan Konsep Pengelolaan Sampah

RIAU24.COM -  PEKANBARU-United Nations Development Programs (UNDP) membantu Pemerintah Kota Pekanbaru dalam program pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru. Setelah menggelar workshop bulan November lalu, rencana aksi pengelolaan sampah ini mulai memasuki tapahan pematangan program.

Kegiatan Kick Off masa inkubasi pengelolaan sampah di Kota Pekanbaru digelar di Kantor Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Pekanbaru, Senin (18/2).

Wali Kota Pekanbaru Dr H Firdaus MT saat dalam sambutannya mengatakan, pihaknya sangat mengapresiasi UNDP yang telah konsen di bermacam negara untuk membangun lingkungan.

Tindak lanjut dari kegiatan ini adalah terbentuknya tim bersama UNDP dan Pemko Pekanbaru. Tim ini nantinya akan menggali permasalahan sampah yang terjadi di Kota Peknbaru.

"Tim ini kita harapkan kreatif, mengubah sampah yang selama ini kita anggap masalah menjadi barokah. Jadi, nantinya tim ini akan berperan mengubah mindset masyarakat tentang sampah," kata Wali Kota.

Menurut Wali Kota lagi, smart lingkungan merupakan salah satu dari terbentuknya kota smart city yang menjadi visi Kota Pekanbaru. Sebenarnya Pemko Pekanbaru telah memulai hal itu, yakni dengan pemberdayaan Bank Sampah.

"Beberapa Kelurahan, Kecamatan dan sekolah telah mulai dengan Bank sampah. Progresnya cukup menarik, sudah banyak masyarakat yang bisa mengubah persepsi bahwa sampah bisa dijadikan keuntungan," pungkasnya.

Sementara itu, Koordinator program pengelolaan sampah UNDP, ZUlfikar menjelaskan, dari hasil workshop pengelolaan sampah yang dilakukan bulan November tahun lalu diperoleh empat konsep solusi pengelolaan sampah di Pekanbaru, yakni Bank Sampah Digital, Bank Sampah Syariah, Bank Sampah “Make Over” dan Unit Pengelolaan Sampah (UPS) Mini.

"Sebagai bentuk tindaklanjut dari keluaran design workshop tersebut, diperlukan tahap selanjutnya, yakni Masa Inkubasi ide, dimana aktor-aktor kunci yang berpartisipasi dalam  design workshop sebelumnya dapat berkumpul kembali dan mematangkan ide-ide yang muncul untuk siap diimplementasikan dalam sebuah pilot project," jelasnya.***

 

R24/bara