Menu

Ribuan Petani dan Pelajar Sambut Kedatangan Jendral Moeldoko

TIM BERKAS 36 22 Feb 2019, 23:55
Rombongan KSP RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko dipasangi kalung bunga saat tiba di Lokasi Acara.
Rombongan KSP RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko dipasangi kalung bunga saat tiba di Lokasi Acara.

RIAU24.COM - Ribuan masyarakat dan petani Desa Sungai Nibung Kabupaten Bengkalis dan Kampung Bandar Sungai Kabupaten Siak, 

antusias menyambut kedatangan Kepala Staff Kepresidenan (KSP) RI Jendral TNI (Purn) Moeldoko, Jumat (22/2/2019) sore.

Kunjungannya Kepala KSP Moeldoko ke Riau ini dalam rangka melihat infrastruktur pembasahan gambut, dalam kunjunganya ia didampingi Gubernur Riau H Syamsuar dan Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG), Nazir Foead, Plt Bupati Siak Alfredi dan juga Bupati Bengkalis Amril Mukminin.

Rombongan jendral bintang empat TNI ini tiba dilokasi dengan menggunakan Helikopter, yang didaratkan dahulu di lapangan sepakbola di Kecamatan Sabak Auh, Kabupaten Siak.

Rombongan langsung melakukan peninjauan sekat kanal yang berada di Kampung Sungai Bandar, dan juga mengobrol dengan beberapa petani dan juga Kepala Desa.

Selanjutnya rombongan bergerak menuju lokasi kedua, dimana sekitar hampir lima ribuan petani telah menunggunya di Desa Sungai Nibung, Kecamatan Siak Kecil kabupaten Bengkalis.

Lawatannya ini, Moeldoko melakukan silaturahmi dengan petani yang berada di Kawasan Hidrologis Gambut (KHG) Sungai Rokan.

Selain silaturahmi bersama petani, BRG sebagai penyelenggara juga membagikan sejumlah bantuan kepada masyarakat peduli gambut di dua desa tersebut.

Kedatangannya disambut ratusan anak sekolah disepanjang jalan menuju lokasi kegiatan, Moeldoko juga disambut pencak silat dan diberikan kalung bunga oleh Bujang Dara Bengkalis.

Moeldoko di sela kunjungannya mengatakan bahwa Riau merupakan salah satu daerah yang menjadi fokus restorasi. "Pusat memang memprioritaskan Riau dan beberapa daerah untuk restorasi karena memang intensitas karhutla di sini lebih banyak," sebutnya.

"Dengan adanya sekat kanal ini, upaya pembasahan seperti pembuatan sekat kanal dapat memberikan pengaruh ke pengurangan karhutla." Ujarnya pada Riau24.com Jumat, (22/2/2019) siang.

 Ia menyarankan agar ada pemanfaatan lainnya terhadap adanya sekat kanal ini, seperti penebaran bibit ikan di sekat kanal, sehingga memberikan manfaat ganda.

Di kegiatan itu juga, BRG membagikan sejumlah bantuan kepada kelompok masyarakat peduli gambut. Bantuan yang diberikan di antaranya mesin pimpa air, selang hisap, throwing hose, sepatu bot, sarung tangan, masker; helm dan wearpack.