Menu

Ubur-ubur Monster Serang Pantai, Pemerintah Korsel Peringatkan Warga dan Wisatawan

Satria Utama 7 Aug 2019, 10:26
Ubur-ubur berukuran raksasa menyerang pantai Korea Selatan (foto: UPI)
Ubur-ubur berukuran raksasa menyerang pantai Korea Selatan (foto: UPI)

RIAU24.COM -  Bagi para wisatawan yang sedang berkunjung ke kawasan pantai di daerah Busan dan Ulsan, Korea Selatan, harus lebih berhati-hati saat berenang di kawasan tersebut. Pasalnya, saat ini terpantau meningkatnya jumlah Ubur-ubur Nomura atau yang dikenal sebagai ubur-ubur monster.

Ubur-ubur Nomura dijuluki sebagai ubur-ubur monster karena dapat tumbuh hingga hampir 7 meter dan tinggal terutama di perairan antara China dan Jepang. Hewan ini menyerang pantai Korea Selatan karena panas musim panas ekstrem yang terus mempengaruhi wilayah tersebut.

Peringatan kepada warga dan wisatawan dikeluarkan pemerintah Korea Selatan pada Selasa (06/08). Peringatan itu muncul setelah Seoul juga mengeluarkan peringatan serupa untuk wilayah pesisir lainnya pada 12 Juli, termasuk Provinsi Jeolla Selatan dan Pulau Jeju.

Lembaga penelitian dan pengembangan perikanan nasional Korea Selatan mengkonfirmasi pada 1 Agustus bahwa ubur-ubur, yang kadang-kadang dapat menyebabkan kematian oleh envenomation, berkembang pesat di dekat Busan, kota terbesar kedua di Korea Selatan.

Sebanyak 50 hingga 60 ubur-ubur ditemukan di satu daerah dekat Pulau Geoje, Provinsi Gyeongsang Selatan, menurut Newsis. Di perairan dekat kota Pohang, ubur-ubur ditemukan berenang di perairan sekitar 40 hingga 50 meter di bawah permukaan air, kata laporan itu.

Ubur-ubur di perairan Korea berasal dari daerah pesisir Tiongkok, dan mulai muncul dalam jumlah besar di Laut Cina Timur pada bulan Mei, kemudian bermigrasi ke Pulau Jeju Korea Selatan pada bulan Juli, menurut Newsis.

Halaman: 12Lihat Semua