Menu

Gubri Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar Terapung, Pemda Segera Carikan Solusi Bagi Pedangang

Elvi 24 Aug 2019, 21:01
Gubri H Syamsuar melihat langsung kondisi terkini pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan bangunan pasar/ADV
Gubri H Syamsuar melihat langsung kondisi terkini pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan bangunan pasar/ADV

RIAU24.COM -  TEMBILAHAN - Pemerintah Daerah (Pemda) akan segera mencari solusi bagi para pedagang yang terkena dampak kebakaran di Pasar Terapung / Pasar Selodang Kelapa Tembilahan, sehingga bisa kembali berjualan dan beraktifitas seperti hari-hari biasanya.

Hal itu diungkapkan Gubernur Riau (Gubri), H Syamsuar saat diwawancarai awak media usai meninjau dan melihat langsung kondisi terkini pasca kebakaran yang menghanguskan ratusan bangunan pasar di sekitar Jalan Yos Sudarso Tembilahan pada Kamis 22 Agustus 2019 kemarin.

Kedatangan Gubri bersama rombongan yang menggunakan helikopter dan mendarat di Lapangan Kantor Bupati, Jalan Akasia Tembilahan, Sabtu 24 Agustus 2019 siang tadi, disambut langsung oleh Wakil Bupati (Wabup), H Syamsuddin Uti, Unsur Forkopimda, Sekda dan sejumlah Pejabat Eselon di lingkungan Pemkab Inhil.

Dikatakan Gubri, dengan adanya musibah ini, masyarakat terutama para pedagang diharapkan dapat lebih sabar dan tabah dalam menghadapi cobaan tersebut, serta semakin meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

"Kami bersama-sama Pemerintah Kabupaten Inhil akan segera mencari solusi, agar terbangun Tempat Penempatan Sementara (TPS) disini," ujarnya.

Ke depan, lanjut Gubri, Pemda harus mempersiapkan lokasi dan bangunan pasar yang lebih refresentatif lagi bagi para pedagang dan masyarakat yang berbelanja.

"Selain mudah dijangkau, pasar tersebut nantinya juga harus bersih dan sesuai tata kota," tambahnya.

Sementara itu, Bupati Wardan menjelaskan, musibah kebakaran yang terjadi pada Kamis sekira pukul 01.30 WIB dini hari kemarin menghanguskan 300 los sembako, 328 los TPS dan 68 los pujasera, dengan jumlah keseluruhan sebanyak 696 los di Pasar Terapung.

"Kemudian, ditambah 20 rumah toko (ruko) dan 3 unit kios di Pasar Rakyat," terangnya.

Untuk relokasi atau penempatan sementara pedagang yang berjualan, lanjut Bupati Wardan, rencananya akan tetap berada di sekitar lokasi tersebut, sambil mencari tempat yang lebih refresentatif bagi pembangunan pasar yang diperkirakan dananya mencapai sekitar Rp 5 milyar.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur, yang sangat tanggap terhadap musibah yang terjadi disini," kata Bupati Wardan.

Selanjutnya, kepada para pedagang diharapkan agar untuk sementara ini tidak menggunakan lokasi yang telah terbakar sebagai tempat berjualan, menunggu hasil pemeriksaan dari tim forensik yang nantinya akan datang ke lokasi.

"Mudah-mudahan para pedagang dapat bersabar, yakinlah ini akan ada solusinya," tukas Bupati Wardan.

Usai meninjau lokasi kebakaran dan menyerahkan bantuan kepada para korban, Gubri beserta rombongan juga menyempatkan waktu melihat proses perbaikan badan jalan di Sungai Beringin Tembilahan, untuk selanjutnya bertolak kembali ke Kota Pekanbaru menggunakan helikopter.***

Adv/diskominfops Inhil/dana