Menu

Dosennya Ditangkap Karena Diduga Jadi Dalang Rencana Kerusuhan Aksi Mujahid 212, Begini Respon IPB

Satria Utama 29 Sep 2019, 22:32
Aksi Mujahid 212/foto:indopolitika.com
Aksi Mujahid 212/foto:indopolitika.com

RIAU24.COM -   Seorang dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) berinisial AB ditangkap polisi karena diduga menginisiasi dan menggerakkan pembuatan bom molotov massal untuk Aksi Mujahid 212 pada Sabtu, 28 September 2019.

AB ditangkap polisi bersama lima orang lainnya yakni SS, OS, AU, YF dan S di Tanggerang. AB sendiri diduga menjadi otak pembuatan bom molotov untuk membuat kerusuhan dalam aksi Mujahid 212 di Jakarta pada Sabtu 28 September 2019.

Seperti diberitakan iNews, penangkapan tersebut dibenarkan Kabag Penum Divisi Humas Mabes Polri, Kombes Asep Adi Saputra. "Benar itu, tapi secara resmi besok akan diberikan rilis secara resmi ya," katanya, Minggu (29/9/2019).

Lebih lanjut, Asep menjelaskan pihaknya belum bisa menjelaskan secara detail agar tidak mengganggu penyidikan. Sehingga pihaknya berencana untuk menggelar jumpa pers besok hari.

"Jadi kalau penyidiknya masih bekerja tidak bisa kita sampaikan sepenggal-sepenggal nanti jadi keliru," ujarnya.

Menanggapi penangkapan seorang dosennya, pihak IPB mengaku terkejut dan prihatin. "Sehubungan dengan pemberitaan yang beredar saat ini mengenai penangkapan salah satu dosen IPB Abdul Basith (AB), kami merasa terkejut dan sangat prihatin terhadap hal tersebut," kata Kabiro Humas IPB, Yatri Indah Kusumastuti, Minggu (29/9/2019).

Meski demikian, Yatri menegaskan bahwa dugaan kasus yang menjerat AB sepenuhnya menjadi tanggungjawab secara pribadi dan tidak berkaitan dengan tugasnya sebagai dosen. IPB pun tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

"Saat ini kami masih terus berusaha mencari informasi dan kejelasan mengenai hal tersebut kepada pihak yang berwenang untuk mendapatkan informasi yang sebenar-benarnya," jelas Yatri.***