Menu

Ketua MPR Ungkap Alasan Mengundang Prabowo dan Sandi Hadiri Pelantikan Jokowi-Maruf

Riki Ariyanto 14 Oct 2019, 19:06
Ketua MPR undang Prabowo dan Sandiaga Uno hadiri pelantikan Jokowi-Maruf Amin (foto/int)
Ketua MPR undang Prabowo dan Sandiaga Uno hadiri pelantikan Jokowi-Maruf Amin (foto/int)

RIAU24.COM -  JAKARTA- Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyebutkan, tujuan pihaknya mendatangi mantan calon Presiden dan Wakil Presiden yang tidak terpilih pada Pilpres 2019 lalu untuk menyampaikan pesan ke dunia internasional bahwa kondisi politik di Indonesia stabil.

zxc1

"Jadi tujuan kita menyampaikan langsung undangan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih secara langsung untuk menyampaikan tidak hanya publik Indonesia tetapi juga dunia internasional bahwa kondisi politik di Indonesia sudah stabil. Karena Pilpres telah usai," ujarnya saat berkunjung ke kediaman Sandiaga Uno, Jakarta, Senin (14 Oktober 2019).


Dengan usainya kontestasi tersebut, Bamsoet pun menyebutkan, saatnya bangsa Indonesia melakukan pembangunan. "Dan kehadiran pak Prabowo dan bang Sandi pada pelantikan 20 Oktober nanti diharapkan dapat memberikan pesan ke dunia internasional bahwa kontestasi telah usai," jelasnya.

zxc2

Selain itu, kata Bamsoet, kehadirannya ke rumah Sandiaga Uno juga meminta masukan bagaimana sosialisasi empat pilar ke kalangan milenial. "Sebagaimana bang Sandi adalah calon Wakil Presiden termuda dan merupakan wakil dari kalangan milenial," tuturnya.

Sementara itu, Sandiaga Uno menyebutkan, merasa tersanjung dengan kedatangan para pimpinan MPR tersebut. "Karena inilah budaya Indonesia yang mengantarkan undangan secara pribadi dan ini layak dilestarikan di tengah kemajuan teknologi. Sebab, sekarang untuk menyampaikan undangan bisa dengan email," tuturnya.

Sandi pun menyebutkan, bila tidak ada halangan yang berarti ia akan hadir dalam pelantikan yang dilaksanakan pada Minggu 14:30WIB siang nanti. "Insya Allah saya akan hadir untuk menyampaikan bahwa kontestasi sudah usai," jelasnya. (R24/Bisma)