Targetkan 34ribu Pelajar Buka Tabungan Simpel, Yusri: Jangan Lagi di Bawah Bantal

Kamis, 24 Oktober 2019 | 15:31 WIB
Kepala OJK Riau, Yusri saat memberikam sambutan Kepala OJK Riau, Yusri saat memberikam sambutan

RIAU24.COM - Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Riau, Yusri mengajak pelajar untuk menabung. Hal itu dikarenakan menabung menjadi kunci kesejahteraan masyarakat. 

Yusri mengatakan akan ada 34 ribu rekening baru di bulan Oktober ini yang terbit setelah Gubernur Riau mengajak anak-anak untuk gemar menabung. "Target kami akan ada 34 ribu rekening baru setelah ini" kata dia, Kamis, 24 Oktober 2019.

Yusri menjelaskan, program tabungan simpanan pelajar (Simple) ini merupakan lanjutan program Sinergi Aksi Indonesia Menabung. Sebagai puncak, kegiatan Bulan Inklusi Keuangan tahun 2019 ini akan digemari oleh anak dan orang tua.

Baca Juga: Stok Vaksin Covid-19 Ada 300 Ribu Dosis, Gubernur Riau Minta Daerah Gesa Vaksinasi

"Melalui tabungan ini, anak-anak dapat membuka rekening hanya dengan membawa setoran awal Rp5 ribu dengan setoran minimal bulanan sebesar Rp1 ribu," jelas Yusri.

Kata Yusri, Aksi Riau menabung ini juga merupaman upaya OJK, Bank Indonesia serta didukung oleh Pemerintah Daerah untuk menggiatkan aksi menabung di Provinsi Riau.

"Kami imbau juga kepada sekolah-sekolah dan Guru-guru untuk mengingatkan anak-anak muridnya untuk menabung di Lembaga keuangan formal, yakni di Perbankan. Jangan lagi di bawah bantal, karena kalau dibawa bantal tidak bisa dimanfaatkan," tuturnya lagi.

Baca Juga: Pagi Hingga Siang Ini Provinsi Riau Berpotensi Diguyur, BMKG: Waspadai Petir dan Angin Kencang

Karena dengan potensi yang ada, lanjut Yusri, pihaknya  mengharapkan 1 pelajar 1 rekening akan bisa mendorong percapatan pembangunan, pemberantasan kemiskinan dan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Riau.

Sementara itu, mengenai program OJK tersebut, Gubernur Riau Syamsuar mengajak seluruh keluarga yang mampu untuk mengajak anak-anaknya menyisakan uang jajan untuk ditabung.

"Kita imbau pada keluarga yang mampu, mulai hari ini biasakan pada usia dini untuk mengumpulkan uang jajannya. Ini tujuannya untuk menghemat. Kita berharap dengan gerakan seperti ini," ujar Syamsuar.

PenulisR24/ibl


Loading...
Loading...