Menu

Kalau Terpaksa Harus Berperang, Ini Strategi yang Akan Diterapkan Menhan Prabowo, Sudah Teruji Ampuh

Siswandi 11 Nov 2019, 16:38
Menhan Prabowo memberikan keterangan saat raker bersama Komisi I DPR RI. Foto: int
Menhan Prabowo memberikan keterangan saat raker bersama Komisi I DPR RI. Foto: int

RIAU24.COM - Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto mengakui secara teknologi pertahanan, Indonesia tidak akan sanggup mengalahkan negara lain, khususnya yang sudah mengalami kemajuan pesat pada sektor ini. Bila pun harus berperang, menurutnya strategi yang paling tepat untuk diterapkan adalah konsep Pertahanan Rakyat Semesta.

Hal itu dilontarkannya saat rapat kerja dengan Komisi I DPR RI, Senin 11 November 2019. Meski mengalami ketertinggalan dengan sejumlah negara lain di bidang teknologi pertahanan, namun bila menggunakan konsep ini, Prabowo yakin Indonesia tidak akan bisa dijajah negara lain.

"Terus terang pertahanan kita selama ini, secara sejarah, dan saya kira sampai sekarang berlaku, dan mungkin kita akan teruskan adalah bahwa pertahanan kita harus mendasarkan dan kita gunakan adalah Pertahanan Rakyat Semesta," terangnya.

Dilansir detik,  Prabowo menilai bahwa saat ini, secara teknologi pertahanan, Indonesia tidak bisa mengalahkan negara lain. Namun, jika harus terlibat perang, Prabowo menyebut konsep Pertahanan Rakyat Semesta harus dilaksanakan.

"Jadi saudara-saudara, banyak wartawan ini, kita tidak usah terlalu, istilahnya membuka diri, tapi kita mengerti dan kita memahami bahwa mungkin saat ini secara teknologi, kita, mungkin tidak bisa mengalahkan kekuatan teknologi bangsa lain," lontarnya.

"Konsep Pertahanan Rakyat Semesta, perang, kalau terpaksa kita terlibat dalam perang, perang yang akan kita laksanakan adalah Perang Rakyat Semesta, The Concept of The Total Peoples War," ujarnya lagi.

Halaman: 12Lihat Semua